Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Banjir yang terjadi pada Senin (16/12/2024) lalu, menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami rusak. Salah satunya yakni di Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.
Baca Juga :Dapur Produksi Tahu Warga Jalan Veteran Kelurahan Kepanjenkidul Ludes Dilalap Api, Ini Penyebabnya
Dimana Jalan desa yang menjadi akses utama warga di empat RT dan penghubung Desa Sawoo dengan Prayungan ambrol. Selain itu, Dam Blimbing di desa yang sama juga hancur diterjang banjir.
Jalan desa yang ambrol menggerus lebih dari separuh badan jalan. Longsoran selebar sekitar 15 meter dengan tinggi 5 meter itu membuat akses warga terputus total.
Baca Juga :Perajin Pernak-pernik Natal di Jombang Raup Omzet Ratusan Juta Jelang Perayaan Natal
Bahkan warga setempat harus memutar jauh sekitar 10 kilometer hanya untuk agar bisa melintas.
“Biasanya lewat sini cuma 10 menit, sekarang harus memutar sampai satu jam. Sangat merepotkan,” ungkap Soimun, warga setempat.
Tak hanya jalan, banjir juga menghancurkan Dam Blimbing. Asta Yanuar, warga setempat lainnya, menceritakan bahwa sebelum hancur, kondisi banjir sangat deras. Saat kejadian juga terdengar suara gemuruh keras, dan ketika dicek, dam tersebut telah hilang.
“Dam ini sangat penting untuk irigasi sawah warga. Kalau tidak segera diperbaiki, banyak sawah yang akan kering,” kata Asta.
Sementara itu, Kepala Desa Prayungan, Sutris, mengungkapkan bahwa kerusakan dam berdampak pada irigasi 250 hektar lahan pertanian di tiga desa, yakni Prayungan, Grogol, dan Tugurejo. Pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada Pemkab, agar bisa segera diperbaiki.
Baca Juga :Puluhan Pengunjung dan Pemandu Lagu Hiburan Malam di Kota Batu Jalani Tes Urine
“Dam Blimbing adalah penopang utama pengairan sawah di wilayah ini. Jika dibiarkan terlalu lama, petani akan kesulitan dan bisa mengalami gagal panen,” tandasnya



















