Malang, SEJAHTERA.CO – Proses evakuasi mobil Fortuner yang terjun ke jurang kawasan Bromo berhasil ditarik dari dasar jurang yang tingginya mencapai 100 meter.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Adis Dani Garta menyampaikan jika proses evakuasi bangkai kendaraan tersebut, pihaknya menerjunkan alat bantuan dari kendaraan khusus pengangkut kendaraan yang bermasalah.
“Untuk proses penarikan menggunakan tali sling, tali yang terbuat dari baja untuk menarik kendaraan. Karena posisi kendaraan berada di tepi jurang, di hilir sungai. Untuk posisi kendaraan dari jalur pemukiman warga ini mencapai kurang lebih 80-100 meter,” terangnya, Kamis (16/05).
Pasca kejadian laka maut Fortuner Terjun ke jurang ini ,Satlantas Polres Malang
Agar tidak kembali terulang kejadian serupa, segera mengajukan beberapa rambu-rambu lalu lintas kepada Dinas Perhubungan (Dishub).
“Untuk rambu-rambu di atas akan kami ajukan ke Dishub, terkait penambahan guide rail, karena guide rail pembatas buatan ini hanya pembatas yang terbuat dari ban motor. Sehingga untuk kekuatan menahan masih belum mampu, bila terjadi benturan,” terangnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, mobil Fortuner bernomor polisi B 1683 TJG berisi sembilan orang mengalami kecelakaan tunggal yang terperosok di area hutan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), tepatnya di jurang Lajeng, wilayah Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Mereka rombongan acara pengantin di Lumajang dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.
Reporter :Arief Juli Prabowo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















