Jalan Brosem Kota Batu Dilebarkan, Pengendara Wajib ini

Jalan Brosem Kota Batu Dilebarkan, Pengendara Wajib ini

Batu, SEJAHTERA.CO – Para pengguna jalan khususnya buat wisatawan yang lagi berlibur di Kota Batu, dipastikan akan mengalami kemacetan saat melintas di Jalan Bromo-Semeru (Brosem) Kota Batu.

Hal ini dikarenakan jalan utama tersebut bakal dilakukan pelebaran jalan oleh DPUPR Kota Batu.

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan jika Jalan Bromo-Semeru (Brosem) di Kota Batu akan dilebarkan hingga akhir tahun ini maka pengguna jalan selalu berhati-hati.

Read More

“Kami sampaikan kepada masyarakat Kota Batu maupun wisatawan bahwa pelebaran Jalan Brosem mulai dikerjakan. Sehingga bisa dipastikan akses tersebut akan mengalami penyempitan dan berdampak pada kemacetan sementara waktu dengan beroperasinya alat berat,” ujarnya, Minggu (10/9).

Pihaknya memperkirakan pekerjaan pelebaran jalan bakal berakhir hingga November 2023. Hal itu mengacu kontrak pengerjaan yang membutuhkan waktu 120 hari kerja.

“Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat Kota Batu menggunakan jalur alternatif yang ada. Begitu juga bagi warga sekitar jalur tersebut untuk menghindari kemacetan,” bebernya.

Ia menjelaskan bahwa pelebaran Jalan Brosem merupakan program Prioritas Pemkot Batu tahun ini. Karena diketahui bahwa selama ini jalur yang berada di pusat kota menuju Alun-alun Kota Batu jadi salah satu pusat kemacetan.

“Selain menjadi solusi kemacetan, pelebaran jalan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tampang dan tampung jalan utama menuju pusat Kota Batu agar mobilitas warga masyarakat dan wisatawan terlayani dengan baik yang pada akhirnya akan meningkatkan produktifitas masyarakat,” paparnya.

Secara teknis ruas Jalan Brosem akan dilebarkan dari eksisting 6-7 meter menjadi 10-12 meter dengan panjang 650 meter. Pelebaran ruas jalan dengan cara menutup saluran irigasi dengan box culvert.

Ketua PII Kota Batu menambahkan bahwa dari hasil lelang pekerjaan, pelebaran jalan Brosem dianggaran Rp 4,5 miliar. Dari proses lelang, PT. Mandiri Langgeng Gemilang adal Jl. Raya Pandanrejo 256 RT.004 RW. 001 Kota Batu keluar sebagai pemenang dengan harga penawaran Rp 3,3 miliar.

Kemudian untuk anggaran perencanaan menggunakan APBD Kota Batu 2022 senilai Rp 98 juta. Sedangkan untuk pengawasan pelebaran jalan dianggarkan Rp 96 juta pada APBD Kota Batu 2023. (rif)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *