Kediri, SEJAHTERA.CO — Jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Penebalan di Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota Kediri, mengalami penurunan signifikan.
Dari semula 696 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kini hanya tersisa 395 KPM yang menerima bantuan untuk periode Juni–Juli 2025. Artinya, terjadi pengurangan sebanyak 301 penerima.
Penyaluran BPNT berupa beras tersebut dilaksanakan pada Rabu (23/7/2025) dengan jumlah masing-masing 20 kilogram per KPM.
Kepala Kelurahan Manisrenggo, Bambang Supriyanta, membenarkan adanya pengurangan jumlah penerima dan memastikan proses distribusi tetap berjalan lancar dan tertib.
Baca Juga :Operasional Sekolah Rakyat Jombang Masih Bertahap, Dapur Mandiri Belum Aktif
“Kami tetap mengawal proses pendistribusian agar berjalan aman dan tepat sasaran. Mengenai pengurangan KPM, hal ini merupakan kewenangan pusat berdasarkan evaluasi data,” ujar Bambang Jumat (25/7/2025) di kantornya.
Sementara itu, Arum salah satu petugas dari Relawan Sosial, menambahkan bahwa perubahan jumlah penerima didasarkan pada pembaruan data DTSEN 2025.
Salah satu penerima Mbak Sania, warga RT 03 RW 03 mengatakan jika bantuan berupa beras tersebut sangat berharga bagi keluarganya. “Alhamdulillah bisa bermanfaat semoga ke depannya berkelanjutan terima kasih Pak Lurah,” ucapnya
Baca Juga :Pantai Tambakrejo Diusulkan jadi Kawasan Wisata Kuliner Halal
Program BPNT Penebalan ini diharapkan tetap dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga yang masuk dalam DTSEN, meski jumlah penerima mengalami penyesuaian.



















