Blitar, SEJAHTERA.CO -Kecelakaan melibatkan kereta api dengan truk gandeng terjadi di Kota Blitar. Diduga kuat, penyebab kecelakaan lantaran penjaga palang pintu ngantuk berat.
Baca Juga :Ini Penyebab Kecelakaan Maut Bus Lawan Truk Di KM 78 yang Tewaskan 4 Siswa Bogor
Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan kecelakaan terjadi pada Selasa (24/12/2024) sekitar pukul 02.00. Lokasi kecelakaan di perlintasan kereta api berpalang pintu di Jalan Tanjung, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar atau di JPK 201 Kota Blitar.
“Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan. Hanya kerugian materi sekitar Rp 15 juta. Truk gandeng rusak berat. Sopir selamat,” kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Andang Wastiono.
Baca Juga :Wisata Duran Duren Wonosalam jadi Favorit saat Libur Nataru, Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Dia mengatakan kecelakaan melibatkan truk gandeng muatan kosong AG 8596 UL. Truk warna merah itu dikemudikan AC (34) warga Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Sementara rivalnya adalah kereta api Kertanegara jurusan Purwokerto-Malang.
“Baik sopir dan masinis kereta dalam kondisi selamat. Saat ini kami masih olah TKP,” ujarnya.
Dia mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan berawal ketika truk melaju dari arah timur menuju barat.
Baca Juga :BPBD Kabupaten Kediri Catat Sepuluh Desa di Dua Kecamatan Terdampak Banjir
Awalnya aman-aman saja. Ketika melintas di perlintasan tiba-tiba dari arah barat mendadak melintas kereta dengan kecepatan tinggi. “Akhirnya kecelakaan terjadi,” katanya.
Informasi dari pengemudi truk, ketika melintas palang pintu tidak turun. Padahal dari arah barat melintas kereta dengan kecepatan tinggi. Polisi pun langsung olah kejadian perkara. “Diduga penjaga palang pintu ngantuk,” jelasnya.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya mengamankan penjaga palang pintu. Penjaga MDK (32) warga Desa Kaliboto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar itu dimintai keterangan lebih lanjut.
Baca Juga :Polres Blitar Kota Cek Puluhan Senpi, Pastikan Tak Ada yang Macet
“Saat kejadian penjaga palang pintu hanya 1 orang. Saat ini yang bersangkutan kami amankan,” pungkasnya.



















