Kalung Istri Anggota DPRD Dijambret saat Antar Anak Sekolah, Kerugian Ditaksir Rp 8 Juta

Kalung Istri Anggota DPRD Dijambret saat Antar Anak Sekolah, Kerugian Ditaksir Rp 8 Juta
Rekaman kamera pengawas ketika detik-detik korban dijambret usai antar anak sekolah di TK. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Jambret mulai berkeliaran lagi. Setahun lalu, jambret asal Malang berhasil diringkus, kali ini kasus serupa Kembali meneror warga Kabupaten Blitar.

Baca Juga :Satu Ruangan Kampus UIN Tulungagung Terbakar, Diduga Imbas Korsleting Panel Listrik

Itu seperti yang terjadi di Jalan Kesatrian, Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jumat (22/11/2024). Seorang istri anggota DPRD Kabupaten Blitar, Didik Budianto, menjadi korban jambret di pagi hari.

Read More

Kalung dan liontin dengan total harga Rp 8 juta amblas dijambret pelaku yang naik motor Suzuki Satria warna hitam tanpa plat nomor polisi.

Baca Juga :Bus Bagong Serobot Jalur Berlawanan, Sopir Truk Tergencet Kabin

“Korban atas nama Ardina Sulistyowati (38) warga Jalan Kesatrian RT 01 RW 03, Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan. Korban adalah istri anggota dewan,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi.

Dia mengatakan, peristiwa apes itu dialami sekitar pukul 07.30 WIB, korban pulang sendirian dari mengantarkan anaknya sekolah di TK Yaa Bunayya. Sewaktu melintasi jalan umum atau Jalan Kesatrian RT 01 RW 03 Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan petaka terjadi.

Baca Juga :Puluhan Personel Gabungan di Trenggalek Diterjunkan Bantu Bersihkan Material Rumah Terdampak Longsor

Tepat di depan konter ponsel Universal atau menuju kearah selatan korban saat itu mengendarai kendaraan bermotor roda dua Yamaha Fino AG 4364 KDD warna putih tiba-tiba dibuntuti dari belakang. Seorang pengendara yang tidak diketahui identitasnya langsung memepet dari sisi kanan motor.

Selanjutnya, tangan kirinya menarik kalung lengkap dengn liontin yang melingkar di leher. “Kerasnya tarikan, kalung pun putus. Pelaku menarik menggunakan tangan kiri,” katanya.

Baca Juga :Sidak Sembilan Proyek Strategis, Wawalikota Blitar Minta Pembangunan Tepat Waktu

Begitu dijambret, korban pun sempat teriak minta tolong. Sejumlah warga pun langsung keluar untuk mengejar. Tetapi pelaku sudah kabur tancap gas mengendarai motor. Sesaat kemudian, korban pun melapor ke kantor polisi.

Polisi menyelidiki dengan meminta keterangan saksi termasuk menganalisa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Hasil sementara ciri- ciri pelaku adalah pria badannya gemuk, tingginya sekitar 170 sentimeter memakai sepatu warna hitam, memakai celana jeans warna biru, memakai jaket parasite warna hitam.

Baca Juga :Jadi Barang Bukti Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BOS, Kejari Ponorogo Akan Ramp Check 7 Unit Bus Milik SMK 2 PGRI

Selain itu penjambret memakai helm teropong warna abu- abu, pelaku sendirian atau tidak berboncengan.

Sedangka pelaku memakai kendaraan Suzuki satria FU warna hitam sticker warna merah, kendaraan tidak memakai plat nomor. “Pelaku kabur ke arah Selatan,” katanya.

Korban hingga kini masih shock dengan kejadian yang menimpanya. Apalagi di leher sebelah kanan ada sedikit lecet ruam kemerahan kemungkinan terkena bekas kuku jari pelaku.

Baca Juga :Debat Publik Kedua Pilwali Kota Kediri, KPU Ajak Gunakan Hak Pilih

Perhiasan yang dijambret di antaranya kalung emas seberat 9,99 gram seharga Rp 6.817.000 dan liontin emas dengan berat 1,77 gram seharga Rp 1.230.000.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *