Kapolres Kediri Kota Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Kapolres Kediri Kota Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. pantau kondisi pasca-banjir di Desa Tiron Kecamatan Banyakan bersama kepala SKPD Kabupaten Kediri. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji SH, S.IK, M.Si, Senin (24/12/2024) berharap pada warga saat pantau kondisi dan situasi pasca-banjir bandang di Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.

Baca Juga :Jelang Nataru, Harga Telur Ayam dan Daging Ayam Potong di Tulungagung Melejit

Kehadiran AKBP Bramastyo Aji untuk mengetahui secara langsung penanganan pasca-banjir bandang di Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.

Read More

AKBP Bramastyo berharap agar warga yang bermukim di wilayah rawan bencana di perbukitan atau di jalur yang dekat dengan sungai perlu waspada dan cermat membaca situasi dan kondisi alam. Terlebih, prediksi dari BMKG Bandara Internasional Dhoho Kediri musim hujan akan terjadi hingga April 2025.

Baca Juga :Libur Panjang Nataru, Terminal Seloaji Ponorogo Mulai Ramai Penumpang, Kenaikan Nyaris 100 Persen

“Hendaknya jika terjadi kebencanaan segera hubungi petugas dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ini upaya pengurangan risiko kebencanaan dan jatuhnya korban jiwa,” ujar Kapolres Kediri Kota.

Orang nomor satu di jajaran Polres Kediri Kota ini berharap sinergi dan koordinasi yang berkelanjutan dalam penanganan kebencanaan ini. Saat ini memang puncak musim hujan dan perlu kesiapsiagaan dalam penanganan kebencanaan.

Baca Juga :Jalan Kediri-Nganjuk Banjir, Beberapa Sepeda Motor Mogok di Pasar Buah Banyakan

Kehadiran AKBP Bramastyo didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untun Satrio Witjaksono, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Ariyanto, Kepala BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Joko Sukrisno, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, dan sejumlah pejabat Polres Kediri Kota.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *