Kawasan Bromo Terbakar, Kalaksa BPBD Jatim: Penyebabnya Masih Diselidiki

Kawasan Bromo Terbakar, Kalaksa BPBD Jatim: Penyebabnya Masih Diselidiki

Pasuruan, SEJAHTERA.CO – Setelah sempat padam di titik Mororejo dan Podokoyo, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali terbakar, Sabtu (22/6/20224).

Kali ini, kobaran api menjalar di Kawasan Gunung Batok, Desa Wonokitri, Kec. Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Jatim pun kembali mereaksi cepat dengan menerjunkan tim ke lokasi kejadian, dengan membawa peralatan pemadaman, seperti,  gepyok, jetshutter, truk tangki dan pompa alkon.

Read More

Bersama Tim Gabungan dengan  BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kabupaten Probolinggo, Tim TNBTS,  TNI Polri dan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), TRC BPBD Jatim turut berjibaku melakukan pemadaman api di lokasi kejadian.

Selain dengan gepyok dan ranting pohon, pemadaman kali ini juga dilakukan dengan penyemprotan air, termasuk dengan jetshooter, seperti yang dilakukan TRC BPBD Jatim.

Namun, lantaran angin yang berhembus di lokasi kejadian begitu kencang, kobaran api pun cepat menjalar hingga ke puncak Gunung Batok dan terus meluas ke sisi barat.

Sampai dengan malam ini, (Sabtu), pukul 19.00 WIB, Tim Gabungan masih terus berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada segenap tim pemadaman Karhutla Gunung Bromo yang terus berjuang memadamkan api hingga malam ini.

Ia juga berpesan, agar segenap tim juga berhati-hati dan terus waspada dalam menjalankan aksinya.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Dimas Kris, menyampaikan bahwasanya api sudah berhasil dipadamkan di titik-titik kebakaran, dan dilanjutkan dengan pembasahan asap dan potensi titik api.

“Sudah padam sejak minggu kemarin dan sudah dilakukan pembasahan asap dan potensi titik api oleh tim gabungan,” kata Dimaz usai memimpin rapat internal di Kantor BPBD Kabupaten Pasuruan, Senin (24/6/2024).

Dijelaskan Dimaz, selama pembasahan, ada beberapa unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) yang dibawa langsung menuju titik kebakaran.

Para petugas nya pun gabungan, baik dari BPBD Provinsi Jatim maupun BPBD Kabupaten Pasuruan, ditambah TNI, POLRI hingga warga di Lereng Gunung Bromo.

“Setelah dinyatakan padam, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim dan Kabupaten Pasuruan langsung bergeser alias balik kanan. Karena cuacanya memang sangat dingin dan berangin,” ucapnya.

Seperti diketahui, kebakaran terjadi di kawasan Gunung Batok di area lautan pasir Gunung Bromo di wilayah Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Luas area yang terbakar sekitar 35 hektare.

Terkait penyebab kebakaran, sampai saat ini masih didalami tim Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bersama kepolisian setempat.

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *