Kebakaran Kandang Peternakan Ayam di Tulungagung, Kerugian Mencapai Rp 100 Juta

Kebakaran Kandang Peternakan Ayam di Tulungagung, Kerugian Mencapai Rp 100 Juta
Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala.(Damkar Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah kandang ternak ayam milik Mashud, di Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung ludes terbakar, Jumat (17/1/2025).

Beruntung tidak ada satupun ternak ayam yang mati dalam insiden kebakaran kandang ayam ini, namun pemilik kandang menderita kerugian sampai jutaan rupiah.

Baca Juga :Direktur PT. Sakhindra Trans Cemerlang Wisata Sebagai Tersangka Baru dalam Kasus Kecelakaan Bus Pariwisata Kota Batu

Read More

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, peristiwa kebakaran kandang ayam itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Dimana saat itu, sebuah kandang ternak ayam milik Mashud tiba-tiba mengalami kebakaran yang lama kelamaan semakin membesar.

Mengetahui hal itu, Mashud bersama warga setempat lainnya sempat berusaha melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan api tersebut.

“Kejadian kebakaran itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 02.30 WIB dan sudah dicoba untuk dipadamkan oleh warga setempat dan pemilik kandang dengan alat seadanya, tetapi gagal,” kata Bambang Pidekso, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga :Tarik Iuran Kematian, Ketua RT di Kediri Temukan Warganya Tak Bernyawa

Dikarenakan upaya itu gagal, warga kemudian berusaha mengeluarkan seluruh ternak ayam yang ada di dalam kandang tersebut untuk diamankan. Selain itu, warga juga melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung.

Diketahui, petugas Damkar Tulungagung baru menerima laporan itu sekitar pukul 04.00 WIB yang kemudian petugas segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk melakukan pemadaman. Diketahui, petugas baru sampai di TKK sekitar pukul 04.30 WIB dan segera melakukan pada pemadaman kandang ternak ayam itu.

Baca Juga :Jauh dari Kata Sejahtera, Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Mengadu ke DPRD, Ancam Mogok Mengajar

“Saat kami melakukan upaya pemadaman, kondisi kandang ternak ayam tersebut sudah terbakar seluruhnya, tetapi ternak ayam yang ada di dalamnya juga sudah dikeluarkan,” ungkapnya.

Selama proses pemadaman, Bambang menyebut, pihaknya membawa serta satu unit mobil damkar dan dua truk tangki suplai air untuk membantu proses pemadaman tersebut.

Diketahui, proses pemadaman yang dilakukan petugas memakan waktu selama satu jam lebih dan baru selesai sekitar pukul 06.00 WIB.

Setelah selesai memadamkan, petugas kemudian melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran pada kandang ternak ayam tersebut.

Diketahui, rupanya api berasal dari sanyo atau pompa air yang ada di dalam kandang, sanyo tersebut dalam kondisi panas yang kemudian terbakar.

Baca Juga :Pj Bupati Nganjuk jadi Inspektur Upacara HUT ke-51 SMAN 2 Nganjuk

“Akibat kejadian ini, pemilik kandang ternak ayam terpaksa merugi sampai dengan Rp 100 juta. Sedangkan untuk ternak ayam yang mati dipastikan nihil karena berhasil diselamatkan oleh pemilik kandang dan warga setempat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *