Keberangkatan Kereta Api dari Stasiun Malang Kembali Normal

Keberangkatan Kereta Api dari Stasiun Malang Kembali Normal
Keberangkatan Kereta Api dari Stasiun Malang Kembali Normal

Malang, SEJAHTERA.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau Daop 8 Surabaya menyampaikan bahwa keberangkatan kereta api (KA) dari Stasiun Malang berjalan normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa seluruh perjalanan KA yang berangkat dari Stasiun Malang, tetap diberangkatkan tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pelanggan.

Meskipun demikian, untuk perjalanan KA yang datang menuju Stasiun Malang mengalami penyesuaian waktu tempuh.

Read More

Hal ini merupakan dampak dari insiden yg dialami KA Bangunkarta relasi Jombang – Pasarsenen yang terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu.

Baca Juga :Meriahkan Hari Jadi Kota Blitar, Pemkot Blitar Gelar Vaksinasi Anabul Gratis, Catat Tanggalnya

Sehingga menyebabkan adanya rekayasa pola operasi berupa perjalanan memutar melalui jalur alternatif, sehingga menambah waktu tempuh perjalanan.

“KAI Daop 8 Surabaya mencatat bahwa rata-rata keterlambatan perjalanan KA yang menuju Stasiun Malang berkisar antara 124 menit hingga 168 menit, tergantung pada lintas operasional dan antrean perjalanan KA di jalur alternatif,” ungkap Mahendro, Selasa (7/4/2026).

“Meski demikian, KAI terus berupaya melakukan pengaturan perjalanan secara optimal agar dampak keterlambatan dapat diminimalkan,” sambungnya.

Berikut KA-KA yang mengalami penambahan waktu tempuh perjalanan di Stasiun Malang :

*KA Brawijaya (38) relasi Stasiun Gambir – Stasiun Malang terlambat 168 menit
* KA Majapahit (246B) relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiu Malang terlambat 152 menit
* KA Gajayana (36) relasi Stasiun Gambir – Stasiun Malang terlambat 124 menit

KAI memastikan bahwa seluruh upaya penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api.

Baca Juga :Kejaksaan Selidiki Dugaan Korupsi Kios Pasar Among Tani, Belasan Koordinator Dipanggil

Koordinasi lintas unit dan dengan pihak terkait terus dilakukan guna mempercepat proses normalisasi jalur.

“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini,” ungkapnya.

“Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama masa penanganan berlangsung,” pungkas Mahendro.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *