Jombang, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk trailer Nissan nomor polisi S 9140 UW dengan truk Isuzu nomor polisi AG 8639 YH, terjadi di jalan alternatif Jombang – Kediri, tepatnya di Dusun Kemuning, Desa Tanggungan, Kabupaten Jombang.
Dalam peristiwa tersebut, sopir truk Nissan bernama Tismail (66), warga Dusun Kendalsari, Desa Balongsari, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, mengalami luka dan tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, sopir truk Isuzu, Roni Saputro Adi (31), warga Dusun Ringin Gong, Desa Sumber Agung, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, mengalami luka-luka.
Menurut saksi mata, Zaenal Arifin (31), warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, kecelakaan berawal saat truk trailer berwarna merah melaju dari arah selatan menuju utara.
“Sampai di lokasi, truk merah tiba-tiba oleng ke kanan lalu menabrak truk Isuzu dari arah berlawanan (dari Jombang ke Kediri), mengenai bak sebelah kanan,” katanya, Senin (10/06/2024) petang.
Setelah menabrak truk Isuzu, truk trailer kemudian menabrak jembatan lalu masuk ke sungai. Sedangkan truk Isuzu berwarna putih baru saja mengirim genteng di Jombang dan hendak pulang ke Kediri.
“Kondisi sopir truk hanya mengalami luka-luka di kening, tangan, dan luka lecet di kaki,” tambah Zaenal.
Sementara Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin melalui Kanit Gakkum Iptu Anang Setiyanto membenarkan bahwa kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo, yang melibatkan truk Nissan dan truk Isuzu.
“Kecelakaan tersebut mengakibatkan sopir truk Nissan meninggal dunia di tempat kejadian,” ungkapnya.
Diduga, sopir truk Nissan kurang menguasai kemudi sehingga hilang kendali dan oleng ke kanan jalan lalu menabrak truk putih dari arah berlawanan.
“Terkait penyebab terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan sopir truk Nissan meninggal dunia, kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Selanjutnya, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Jombang oleh tim BPBD Jombang, sementara truk Nissan menunggu mobil derek untuk dievakuasi.
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor: Gimo Hadiwibowo



















