Kediri, SEJAHTERA.CO – Pasca-lebaran di bulan April kebutuhan bahan pokok atau bapok, dan kebutuhan pangan di Kabupaten Kediri aman dan mencukupi.
Seperti ketersediaan bapok jenis beras 52.045,4 ton, kebutuhan bulan April 9.707,8 ton, dan surplus 42.337,6 ton. Perkiraan produksi 20.045,4 ton.
Bawang merah perkiraan produksi 723,5 ton, total ketersediaan bulan April 769,0 ton, kebutuhan bulan April 387,7 ton, dan surplus 381,4 ton. Cabai rawit perkiraan produksi 6.989,0 ton, total tersedia bulan April 7.019,5 ton, kebutuhan bulan April 275,5 ton dan surplus 6,744,0 ton.
Baca Juga :Anjasmoro Valley, Pilihan Wisata Alam Baru di Wonosalam Jombang, Ini yang Ditawarkan
Arbai Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan, distribusi dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri menjelaskan, untuk ketersediaan minyak goreng bulan April 2.121,0 ton, kebutuhan bulan April 1.821,2, ton dan surplus 299,8 ton.
“Untuk kebutuhan daging sapi perkiraan produksi di Kabupaten Kediri 295,9 ton, total tersedia di bulan April 295,9 ton, kebutuhan bulan April 99,4 ton, dan surplus 195,5 ton,” ujarnya, Senin (21/4/2025).
Arbai menambahkan daging ayam ras tersedia di bulan April 1.286,6 ton, kebutuhan bulan April 774,8 ton dan surplus 51,17 ton. Telur ayam tersedia 5.729,3 ton dari produksi total 5.650,9 ton, kebutuhan bulan April 842,2 ton dan surplus 4.887,1 ton.
Baca Juga :Sebanyak 98.877 Wisatawan Kunjungi Obyek Wisata Kabupaten Kediri Selama Libur Lebaran
“Produksi jagung di bulan April 14.632,2 ton dan tersedia 20.632,2 ton, kebutuhan bulan April 19.931,2 ton dan surplus 701,0 ton,” urainya.
“Untuk gula pasir produksi 22.823,3 ton, tersedia di bulan April 1.208,3 ton, kebutuhan bulan April 721,2 ton dan surplus 487,1 ton dan Kedelai tersedia bulan April 1.298,2 ton, kebutuhan bulan April 1.282,6 ton dan surplus 15,6 ton,” imbuhnya.
Secara umum, kata Arbai kebutuhan pokok dan bahan pangan di bulan April selepas lebaran di Kabupaten Kediri memadai dan mencukupi.



















