Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Pencarian korban tenggelam di Waduk Bendo Ponorogo, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Karyono (22) warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo berhasil ditemukan tim gabungan BPBD Ponorogo dan Basarnas Trenggalek di hari keempat pencarian
Baca Juga :Puluhan Sopir Bus Pariwisata Ikuti Ramp Chcek dan Tes Urine Demi Keselamatan Wisatawan di Kota Batu
Koordinator Pos SAR Trenggalek, Nanang Pujo Prasetyo menyebutkan jika tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan air Waduk Bendo berjarak 72 meter ke arah selatan, dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).
“Alhamdulillah upaya pencarian korban di hari keempat membuahkan hasil, korban ditemukan meninggal dunia,” ungkap Nanang, kepada wartawan, Selasa (24/12/2024).
Saat ditemukan oleh tim gabungan, tubuh korban sudah mengalami pembengkakan. Selain itu sejumlah bagian tubuh juga mengalami luka. Kemungkinan besar luka di tubuh korban akibat tersangkut di dasar waduk.
Baca Juga :Dampak Harga Naik, Petani Cabai di Blitar Sekali Panen Rp 5 Juta
“Ada pembengkakan karena kan memang tenggelam, juga ada luka-luka karena tersangkut apa begitu di dalam air,” tambahnya.
Nanang mengakui saat proses pencarian korban tenggelam selama empat hari ini, tim gabungan sempat mengalami kendala. Salah satunya karena faktor cuaca yakni hujan deras yang mengganggu visibilitas pencarian serta demi keselamatan tim gabungan.
“Kalau waduknya cukup dalam, proses naiknya juga membutuhkan waktu. Suhu juga berpengaruh ya, kalau airnya dingin, proses naiknya (korban tenggelam) juga butuh waktu lama,” tegasnya.
Baca Juga :KA Kertanegara Hantam Truk Gandeng di Kota Blitar, Hancur, Penjaga Palang Pintu Ngantuk
Adapun proses pencarian korban tenggelam dilakukan tim gabungan BPBD Ponorogo, SAR Trenggalek, SAR MTA Ngawi, SAR Sikatan Ngawi dan relawan lain. Usai ditemukan, jenazah Karyono kini di bawa ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD dr. Harjono Ponorogo.
“Dengan ditemukannya tubuh korban, maka upaya pencarian dinyatakan ditutup, jenasah sudah saat ini berada di RSUD Ponorogo,” pungkasnya



















