Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah Kosong di Tulungrejo Tulungagung, Kerugian Rp 30 Juta

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah Kosong di Tulungrejo Tulungagung, Kerugian Rp 30 Juta
Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan upaya pendinginan pada bangunan yang terbakar untuk memastikan tidak adanya bara api.(Damkar Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah rumah milik warga di Desa Tulungrejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, mengalami kebakaran, Senin (7/7/2025) dini hari. Rumah yang sudah dua bulan kosong itu diduga terbakar akibat korsleting listrik.

Baca Juga :Pengesahan PSHT Lamongan Dijaga 3.100 Personel, Polres Terapkan Pengamanan Berlapis

Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMKP) Tulungagung, Bambang Pidekso menyampaikan, rumah tersebut milik Enik Retnowati, warga setempat. Kebakaran diketahui sekitar pukul 04.40 WIB oleh seorang warga yang tengah jogging dan melihat api dari dalam rumah.

Read More

“Warga yang melintas langsung melapor ke kami setelah melihat kobaran api dari dalam rumah,” ujar Bambang.

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar bergerak ke lokasi sekitar pukul 05.30 WIB dengan satu unit mobil pemadam dan satu truk tangki air. Petugas tiba di lokasi pukul 05.42 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.

Petugas sempat kesulitan karena rumah dalam kondisi kosong dan terkunci, sehingga harus mendobrak pintu untuk masuk. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 06.20 WIB.

“Karena rumah tak berpenghuni, kami harus mencari cara untuk masuk. Api berasal dari dalam rumah,” jelas Bambang.

Usai pemadaman, petugas bersama Unit Inafis Polres Tulungagung melakukan olah TKP. Hasilnya, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada stop kontak yang digunakan untuk kulkas dan televisi.

Kebakaran ini menghanguskan perabotan di ruang keluarga, termasuk TV, kulkas, lemari, serta bagian atap rumah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Kami imbau masyarakat agar tidak menggabungkan colokan kulkas dan TV dalam satu stop kontak untuk mencegah korsleting,” pungkas Bambang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *