Lagi, Keracunan Menerjang Blitar, Kali ini Puluhan Lansia di Posyandu Lansia Selorejo

Lagi, Keracunan Menerjang Blitar, Kali ini Puluhan Lansia di Posyandu Lansia Selorejo
Para lansia mendapatkan perawatan usai menyantap menu pada Posyandu Lansia. Dan petugas ketika periksa sejumlah saksi. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Peristiwa keracunan masal kembali terjadi di Kabupaten Blitar. Jika sebelumnya 18 jamaah Yasinan di Wonotirto keracunan diduga bakso, kali ini giliran di wilayah Kecamatan Selorejo.

Ya, sedikitnya 57 para kakek nenek atau lanjut usia (lansia) harus mendapatkan perawatan tim medis. Ini karena diduga keracunan usai minum menu kacang hijau yang disajikan pada agenda Posyandu Lansia di Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

Dari total 60 lansia yang mengeluh mual dan diare, sebanyak 19 lansia harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hingga puskesmas.

Read More

Informasinya, petaka berawal ketika para lansia mengikuti agenda Posyandu Lansia. Itu pada Sabtu pagi (10/5/2025) sekitar pukul 08.00. Yakni di RT 2 RW 1.

Baca Juga :Buat Onar hingga Serang Petugas, Puluhan Pemuda Mengaku Supporter Persik Kediri Diamankan Polisi

Agenda posyandu lansia itu digelar di salah satu rumah warga setempat.

“Posyandu lansia ini memang rutin. Sementara, minuman kacang hijau merupakan sajian tetap yang selama bertahun-tahun selalu disediakan, “ kata Kepala Dusun Sidorejo, Ponidi, Senin (12/5/2025).

Awalnya, para lansia aman-aman saja. Sebelum menyantap kolak, para lansia menjalani senam bareng. Ada pula pemeriksaan kesehatan mulai cek tekanan darah tinggi hingga pengukuran berat badan.

Selama berlangsung untuk para peserta lansia diberikan satu bungkus plastik kolak kacang ijo dan juga dua biji buah pisang yang disediakan oleh kader posyandu lansia Dusun Sidorejo Desa Sidomulyo.

Setelah mendapatkan satu bungkus plastik kolak kacang ijo dan juga dua biji buah pisang para peserta posyandu lansia tersebut ada yang langsung meminumnya dan ada juga yang membawa pulang ke rumah masing-masing.

Baca Juga :Yasinan di Wonotirto Blitar Berubah Petaka, 18 Jamaah Keracunan, Diduga usai Santap Makanan ini

Pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 11.00 bidan desa Dusun Sidorejo Desa Sidomulyo mendapat informasi dari warga kalau lansia yang mengalami lemas diare mencret dan muntah.

Selanjutnya oleh bidan desa di arahkan ke pukesmas Boro Selorejo Blitar untuk menjalani perawatan lebih lanjut

Akhirnya begitu mendapat laporan, perangkat dusun pun turun tangan. Nah, para lansia pun diboyong ke sejumlah fasilitas. Mulai puskesmas, RSUD Ngudi Waluyo hingga sejumlah klinik di wilayah Kecamatan Kesamben dan Selorejo.

Mereka yang dirawat di rumah sakit karena kondisinya parah. Sementara sisanya hanya menjalani rawat jalan usai kondisinya membaik.

Ponidi menambahkan, setiap tahun di dusunnya memang ada giat Posyandu Lansia. Di setiap agenda, selalu menyediakan minuman kacang hijau, dan selalu dibuat oleh lima orang yang sama.

Baca Juga :Tim Futsal Putra Lamongan Amankan Tiket Porprov Jatim isai Bantai Ngawi

Bahannya dibeli, tetapi pengolahannya dilakukan sendiri seperti biasa. “Peristiwa ini, baru kali ini terjadi,” katanya.

Dia menjelaskan lagi, mereka yang harus mengeluh pusing dan mual itu selain lansia ada pula ibu hamil. Gejala yang dialami meliputi mual, muntah, dan diare.

Korban dengan diare parah masih mendapatkan perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. “Kami selaku perangkat desa tidak menyangka kejadian ini bisa terjadi. Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya ,” jelasnya.

Kasus dugaan keracunan itu pun kini ditangani pihak terkait. Pemkab Blitar melalui dinas Kesehatan juga sudah turun untuk meneliti penyebab dugaan keracunan.

Sementara aparat juga sudah turun untuk mengumpulkan keterangan dan mengambil sampel minuman untuk diuji lebih lanjut.

Baca Juga :Sensasi Gurih Kenyal dan Meleleh di Mulut, Sate Kronyos, Kuliner Unik Khas Jogja Kini Hadir di Jombang

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi mengatakan, hingga berita ini diturunkan, ada 22 yang harus menjalani rawat inap. Ini karena kondisinya membutuhkan penanganan serius.

Di Puskesmas Boro, Selorejo ada 7 lansia yang dirawat. Di antaranya Juwarti (58), Karyono (74), Jartin (78), Mistin (63), Painah (65), Tukiyem (58), Misilah (77). Mereka semua adalah warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo.

Di Klinik Pelita Husada di Desa Selorejo ada enam lansia dirawat inap. Di antaranya Dwi Sih Andari (53), Sunarti, Bambang Sunantri (48) Sutami (67), Muji Rahayu.

Baca Juga :Charity Match di Kanjuruhan, Kapolres Malang: Ini Simulasi dan Titik Balik Kebangkitan Sepakbola

“Selain itu ada yang dirawat di RSUD Ngudi Waluyo. Ada pula yang rawat jalan. Sebagian besar rawat jalan, karena kondisinya membaik,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *