Lansia di Sumberpucung Jadi Korban Perampokan, Mobil dan Barang Berharga Dibawa Kabur

Lansia di Sumberpucung jadi korban perampokan, mobil Honda Jazz dibawa kabur pelaku.
Lansia di Sumberpucung jadi korban perampokan, mobil Honda Jazz dibawa kabur pelaku.(ilustrasi: istimewa)

Malang, SEJAHTERA.CO – Aksi perampokan menimpa seorang perempuan lanjut usia (lansia) di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu (21/6/2026) dini hari. Korban berusia 62 tahun itu mengalami trauma setelah diduga disekap pelaku yang kemudian membawa kabur mobil dan sejumlah barang berharga miliknya.

Baca juga:Mediasi Kasus Dugaan Pengeroyokan di Kota Batu Gagal Capai Kesepakatan

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di rumah korban yang berada di kawasan dekat Pasar Sumberpucung. Saat kejadian, korban diketahui seorang diri berada di dalam rumah.

Read More

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga masuk melalui pintu rumah yang belum terkunci. Kesempatan tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa diketahui korban.

Tidak hanya menggasak harta benda, pelaku juga diduga melakukan kekerasan terhadap korban. Lansia tersebut sempat dibekap dan disekap menggunakan kantong plastik agar tidak dapat berteriak maupun mengenali pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gores ringan di bagian leher serta trauma mendalam.

Linda, anak korban, mengatakan pintu rumah saat itu memang belum dikunci karena ibunya sedang menunggu anggota keluarga yang belum pulang.

“Karena menunggu keluarga pulang, pintu memang belum dikunci. Kami tidak menyangka kondisi itu dimanfaatkan pelaku,” ujarnya.

Setelah berhasil melumpuhkan korban, pelaku diduga membawa kabur sebuah mobil Honda Jazz bernomor polisi N 1276 IJ yang terparkir di halaman rumah. Selain kendaraan, sejumlah barang berharga lainnya juga dilaporkan hilang.

Baca juga:Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Malang Kota Gelar Lomba Mural, Wadahi Kreativitas Sekaligus Cegah Vandalisme

Kapolsek Sumberpucung Iptu Choirul Mustofa membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana tersebut. Menurutnya, polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap pelaku.

“Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan serta pendalaman terkait kronologi kejadian,” katanya.

Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam aksi tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh akses masuk rumah terkunci dengan baik, terutama pada malam hari,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, pelaku masih dalam pengejaran petugas dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *