Batu, SEJAHTERA.CO – Lereng gunung Panderman di Petak 227 RPH Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Junrejo Kota Batu, Selasa (21/11) pukul 20.00 WIB terbakar. Belum diketahui berapa luasnya lahan yang terbakar, saat ini BPBD masih melakukan pemadaman.
BPBD Kota Batu mengatakan jika kebakaran lereng gunung Panderman ini dikarenakan aktivitas sambaran petir yang mengenai pohon dan merembet hingga ke puncak Gunung Panderman dengan vegetasi pohon cemara dan alang-alang.
” Jadi adanya aktivitas hujan dan petir yang menyambar pohon di lereng gunung Panderman yang mengakibatkan kebakaran ini, untuk data luasan masih dipantau sampai saat ini,” kata Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu saat dikonfirmasi, Selasa (21/11).
Pihak BPBD Kota Batu saat ini masih melakukan kaji cepat, pemadaman secara manual dan pembuatan sekat bakar serta berkoordinasi dengan pihak terkait .
” Kami menghimbau pada masyarakat agar tidak membakar serasah atau sisa tanaman di area lahan yang kering dan melakukan aktifitas di sekitar lokasi karena sangat berbahaya, api sangat cepat menyambar lahan yang kering,” tutupnya .
Kebakaran di gunung Panderman Kota Batu sampai semalam terlihat jelas bahkan terlihat jelas dari wilayah Kota Malang dan Kabupaten Malang .
Nampak juga titik api terlihat ada di beberapa tempat yang sampai kini semakin membesar terlihat dari dekat Gunung Panderman Kota Batu.
” Kobaran api yang di lereng gunung Panderman dipantau dari wilayah Desa Oro -Oro Ombo sangat jelas, ada beberapa titik kobaran api ,” ungkap , Ananto Wibowo warga setempat, Rabu (22/11).
Seperti yang diberitakan sebelumnya pihak BPBD Kota Batu mendata jika lokasi kebakaran berada di Petak 227 RPH Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Junrejo Kota Batu.
Besaran lahan sampai saat ini belum diketahui karena medan lokasi sangat sulit dijangkau dan seumpama bisa maka pemadaman masih dilakukan dengan cara manual.(rif)



















