Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Bencana tanah longsor berisi material bebatuan terjadi di Jalan Raya Kampak-Munjungan. Longsor yang terjadi di KM 3 dari arah Kantor Kecamatan Kampak itu membuat akses jalan tertutup sementara waktu.
Baca Juga :Jadi Identitas Daerah, Trenggalek Pertahankan Eksistensi Sapi Galek’an yang Hampir Punah
Beruntung tak ada korban jiwa saat longsor terjadi. “Dari hasil identifikasi di lapangan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono, Senin (18/11/2024).
Triadi menjelaskan, longsor yang terjadi di Jalan Raya Kampak-Munjungan tepatnya di Thok Musiran Kedung Gamping Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek itu terjadi pada Minggu (17/11/2024) sekitar pukul 20.15 WIB. Longsor dipicu hujan deras yang terjadi sebelumnya.
“Wilayah Kecamatan Kampak dan sekitarnya diguyur hujan sejak pukul 17.00 sampai pukul 19.00 WIB. Untuk intensitasnya sedang, namun disertai angin cukup kencang,” imbuhnya.
Kondisi itu mengakibatkan tiga bebatuan besar di tebing thok musiran kedung gamping longsor dan menutup akses Jalan Raya Kampak-Munjungan.
Baca Juga :Kurir Platform Jual Beli Online di Jombang Diduga Di-PHK Sepihak
Dua batu besar di pinggir sebelah kanan dari arah Kampak, sementara lainnya berada di tengah hingga menutup jalan. Triadi menyebut batu yang ada di tengah jalan itu telah dievakuasi.
“Awalnya di tarik truk tangki, namun tidak bisa minggir. Akhirnya didorong oleh banyak orang dengan memakai pengungkit bambu sehingga kurang lebih 10 menit jalan itu dapat dilalui dengan lancar,” ujarnya.
Baca Juga :Hari Jadi ke 149 RSUD Gambiran, Pekan Depan Final Minisoccer Putri dan Bola Voly Putra
Meskipun demikian, pihaknya mewanti-wanti masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di daerah itu.
Apalagi saat terjadi hujan lebat karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. “Selalu berhati-hati dan waspada,” pungkasnya.



















