MAN 2 Blitar Berduka, 2 Siswa Tewas Tertabrak Kerata Api

Blitar, SEJAHTERA.CO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Blitar berduka setelah dua pelajarnya meninggal dunia usai tertabrak kereta api (KA) Penataran, Senin (4/12) sekitar pukul 10.15 WIB.

 

Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Duwet, Lingkungan Pandean, Kelurahan Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Read More

Kedua pelajar meninggal dunia di lokasi imbas tabrakan tersebut.

“Ya  kedua pelajar tertabrak kereta api Penataran dari arah barat. Sempat tersret beberapa meter. Motornya juga rusak parah,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono.

 

Dia mengatakan, dua pelajar nahas itu Ahmad Sholeh Ginanjar (18) warga Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari dan Muhammad Frederic Rahmadani (18) warga Desa Jajar, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Keduanya tercatat siswa XII MAN 2 Blitar.

Mereka meninggal setelah mengalami luka parah di sekujur tubuh. Bahkan salah satunya sempat masuk selokan. Ketika kecelakaan, masih mengenakan seragam khas sekolah lengkap dengan tasnya.

“Begitu ada informasi kami turun untuk evakuasi jenazah,” katanya.

 

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan berawal ketika keduanya baru saja nongkrong di salah satu warung kopi setelah pulang sekolah. Beberapa saat kemudian, keduanya memutuskan untuk beranjak pulang.

Pelajar MAN 2 Blitar itu menaiki motor Honda Vario AG 3854 QBJ dari arah selatan ke utara. Ketika sampai di lokasi kejadian melintas jalur rel petaka terjadi.

 

“Kereta sudah berbunyi sirine. Tetapi keduanya tak mengetahui ada kereta melintas,” katanya.

Akhirnya petaka terjadi. Keduanya disambar kereta Penataran bernomor lokomotif 434A. Kereta melaju dari arah barat ke timur jurusan Blitar-Surabaya via Malang. Kerasnya tabrakan membuat keduanya terpental. Motorpun sempat terseret 50  meter dari lokasi kejadian awal.

“Meninggal di lokasi kejadian,” pungkasnya.(ziz)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *