Blitar, SEJAHTERA.CO – Para aparatur sipil negara atau ASN di lingkup Pemkot Blitar dalam beberapa hari ini deg-degan. Pasalnya, pasca-dilantik Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin memberi sinyal bakal mutasi atau rotasi.
Menurut Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, mutasi atau rotasi jabatan adalah hal yang lumrah. Dan mutasi itu merupakan satu di antara seabrek program dalam 100 hari pasca-menjabat.
“Kalau itu lebih baik (mutasi,red), mengapa tidak dilakukan. Toh nantinya juga untuk pelayanan lebih baik ke masyarakat. Jadi intinya, mutasi atau rotasi pejabat wajib dilakukan untuk penyegaran dan perbaikan,” kata Syauqul Muhibbin, Selasa (11/3/2025).
Baca Juga :Pemkab Ponorogo Rencana Gelar Operasi Pasar, Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Lebaran
Mas Ibin, panggilan akrabnya saat ini dirinya bersama wakilnya, Elim Tyu Samba masih adaptasi. Utamanya di lingkungan kerja di Pemkot Blitar.
Pihaknya memastikan sebelum mutasi bakal melakukan pendalaman sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Intinya, pihaknya menekankan prinspi the right man on the right place. Atau orang yang tepat sesuai dengan kemampuannya. “Jelas kami lihat dulu kualitas pegawai yang bersangkutan,” katanya.
Waseksen GP Ansor ini menambahkan, pihaknya bakal mengikuti regulasi yang berlaku. Contohnya, soal mutasi atau rotasi memang harus mendapat lampu hijau dari Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri.
Yang patut digarisbawahi, pasca-dilantik pihaknya bersama wakilnya akan berusaha mewujudkan janji-janji politik selama kampanye. Mulai di bidang Pendidikan, Kesehatan, ekonomi, penyediaan lapangan kerja dan lain sebagainya.



















