Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Warga Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan di area pemakaman setempat, Rabu (20/5/2026) siang. Korban ditemukan tanpa identitas dengan kondisi tubuh tertelungkup.
Baca juga:Satreskrim Polres Ponorogo Geledah Ponpes Milik Tersangka Pencabulan di Kecamatan Jambon
Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, mengatakan mayat perempuan tersebut diperkirakan berusia sekitar 50 tahun. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan identitas apa pun di tubuh korban.
“Tidak ditemukan identitas. Usia korban diperkirakan sekitar 50 tahun. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, jenazah kami bawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo,” ungkap Nanang.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui warga yang tengah mencari rumput di sekitar lokasi pemakaman. Mengetahui adanya jasad perempuan tergeletak, warga kemudian melapor ke Polsek Siman.
Petugas kepolisian bersama Satreskrim Polres Ponorogo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah.
Nanang menjelaskan, berdasarkan hasil visum luar sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban baru meninggal dunia pada Selasa malam.
“Tidak ada tanda penganiayaan. Kondisi mayat juga masih segar, diperkirakan meninggal tadi malam,” jelasnya.
Baca juga:Tujuh Bangunan di Atas Saluran Air di Siman Ponorogo Dibongkar
Hingga kini, polisi masih berupaya mengidentifikasi korban. Sebab, belum ada warga yang mengenali identitas perempuan tersebut maupun laporan orang hilang yang masuk ke pihak kepolisian.
“Kami belum menerima laporan orang hilang dan belum ada warga yang mengenali korban,” katanya.
Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dugaan itu diperkuat dengan keterangan Bhabinkamtibmas setempat yang menyebut korban kerap terlihat berjalan keliling di sejumlah jalan di wilayah Siman.
“Indikasinya mengarah ke ODGJ. Dari ciri-ciri fisik seperti kuku yang tidak terawat dan pakaian yang dikenakan juga berbeda dari umumnya,” pungkasnya.



















