Mayat Tanpa Identitas Setengah Telanjang di Bendung Gerak Waru Turi, ini Kata Polisi

Mayat Tanpa Identitas Setengah Telanjang di Bendung Gerak Waru Turi, ini Kata Polisi
Petugas saat mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di Bendung Gerak Waru Turi. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab meninggalnya seorang perempuan yang ditemukan di pintu air nomor 3 Bendungan Gerak Waru Turi Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Selasa (26/11/2024) sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Bendung Gerak Waru Turi Gampengrejo, Begini Kondisinya

Hingga saat ini, identitas perempuan yang ditemukan tak bernyawa di Bendung Gerak Waru Turi ini belum terungkap dan jenazah berada di RS Bhayangkara Kota Kediri.

Read More

Kapolsek Gampengrejo AKP Iwan Setyo Budhi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polres Kediri, tidak ditemukan adanya unsur-unsur kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Hasil pemeriksaan sidik jari untuk mengetahui identitas korban belum ditemukan alias Mrs X karena mengalami kerusakan.

Baca Juga :Petugas Gabungan di Plemahan Kediri Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pilkada ke Desa-desa

“Identitas tidak ditemukan karena sidik jari sudah dalam keadaan rusak lantaran terkikis air dan proses pembusukan mayat,” jelasnya, Rabu (27/11/2024).

Meski begitu, Iwan menuturkan, mayat perempuan tanpa identitas tersebut usianya diperkirakan 20 tahun ke atas.

Menurut Kapolsek Gampengrejo, estimasi meninggalnya korban berdasarkan hasil visum sekitar tiga hari. Namun, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab meninggalnya korban.

Baca Juga :Kejari Ponorogo Musnahkan Ribuan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana, ini Rinciannya

“Jenazah korban sudah kami evakuasi dan dibawa menuju ke RS Bhayangkara Kediri,” bebernya.

Dia menceritakan peristiwa penemuan mayat tersebut. Awalnya, dua saksi yakni Joko Widodo (46) dan Bayu Prias Utomo (32) sedang melaksanakan patroli di Bendung Gerak Waru Turi sekitar pukul 18.30 WIB.

Selanjutnya, keduanya mengetahui ada mayat yang terapung dan tersangkut di pintu air nomor 3. Mereka pun bergegas mengecek untuk memastikan adanya penemuan mayat tersebut.

Baca Juga :Di Kabupaten Kediri, Tidak Ada TPS Khusus di Rumah Sakit, ini Alasannya

“Setelah dicek, ternyata benar ditemukan mayat terapung menyangkut di tanaman eceng gondok di depan pintu nomor 3,” tambahnya.

Kedua saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gampengrejo. Tak lama kemudian, petugas kepolisian berkoordinasi dengan tim BPBD Kabupaten Kediri untuk melakukan proses evakuasi mayat di sungai Bendung Gerak Waru Turi.

Baca Juga :KPU Kota Batu Distribusikan Logistik Pilkada 2024

“Setelah dievakuasi, mayat ini berjenis kelamin perempuan tanpa identitas dengan ciri-ciri hanya berpakaian celana dalam dan bra,” ungkap AKP Iwan Setyo Budhi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *