Kediri, SEJAHTERA.CO – Mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di Sungai Brantas Bendung Gerak Waru Turi tepatnya Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Selasa (26/11/2024).
Baca Juga :Petugas Gabungan di Plemahan Kediri Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pilkada ke Desa-desa
Berdasarkan informasi diterima mayat berjenis kelamin perempuan dalam kondisi setengah telanjang itu ditemukan kali pertama di Bendung Gerak Waru Turi oleh orang yang sedang memancing di aliran Sungai Brantas tersebut.
Sekuriti Bendung Gerak Waru Turi, Bayu Prias Utomo membenarkan adanya penemuan mayat berjenis kelamin perempuan. Dia yang berada di pos penjagaan menerima laporan dari orang yang sedang memancing yang melihat ada seorang mayat di sungai.
Baca Juga :Kejari Ponorogo Musnahkan Ribuan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana, ini Rinciannya
“Saya langsung cek ke lokasi dan ternyata benar. Lalu menghubungi Polsek Gampengrejo,” katanya.
Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung bergegas menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri untuk melakukan proses evakuasi mayat.
Baca Juga :Tak Ketahuan Sedang Hamil, Pelajar di Tulungagung Melahirkan di Kamar Mandi Rumahnya
Menurut Heri Santoso, anggota BPBD Kabupaten Kediri, pihaknya melakukan asesmen sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah pengecekan, ternyata mayat tersebut berada di sungai sehingga mengambil perahu karet terlebih dahulu untuk mengevakuasi mayat.
“Evakuasi sekitar jam 21.00 WIB-23.00 WIB. Kondisinya sudah melembung, namun masih utuh,” jelasnya.
Meski begitu, Heri menyebut, mayat tersebut dipastikan berjenis kelamin perempuan. Namun demikian, kondisi korban tidak terlihat dengan jelas. Adapun ciri-ciri korban rambut pendek, berpakaian hanya celana dalam dan bra, serta usianya sekitar 30-40 tahun.
Baca Juga :Hari Pemungutan Suara, Seluruh Siswa di Kabupaten Kediri Libur Sekolah
“Tadi ada kendala agak kesulitan saat evakuasi karena dekat di pintu air, jadi sempat ketarik,” tuturnya.
Hingga saat ini, belum diketahui identitas mayat berjenis kelamin perempuan tersebut. Meski begitu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas maupun penyebab korban.
Baca Juga :Dua Kecamatan Rawan Politik Uang, Bawaslu Blitar Gencarkan Patroli hingga TPS
“Masih belum teridentifikasi (Mrs X). Kami masih terus melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Gampengrejo AKP Iwan Setyo Budhi.



















