Blitar, SEJAHTERA.CO – Sesuai prediksi, M. Samanhudi Anwar resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar periode 2026–2030. Mantan Wali Kota Blitar tersebut meraih kemenangan telak dengan perolehan 22 suara, unggul atas rivalnya, Tony Andreas, yang memperoleh 15 suara.
Baca juga:Polres Blitar Kota Ringkus 19 Tersangka Narkoba, Sabu hingga Pil Dobel L Disita
Samanhudi memastikan kemenangan dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang digelar di Balai Kota Kusuma Wicitra, Selasa (19/5/2026).
“Marwah Kota Blitar masih terjaga. Kami yakin Kota Blitar masih punya kekuatan dan tidak kekurangan pemimpin yang bisa ngopeni olahraga. Tidak harus dari luar kota,” ujar Samanhudi usai musorkot.
Ia juga mengapresiasi sikap cabang olahraga (cabor) yang dinilai tetap independen dan tidak mudah diintervensi. Menurutnya, cabor memiliki hak suara yang tidak seharusnya diarahkan pihak tertentu.
Samanhudi bahkan menyinggung adanya upaya pengumpulan cabor menjelang musorkot yang dinilainya kurang etis.
“Cabor itu memiliki hak dan tidak bisa diintervensi. Kenapa harus dikumpulkan sehari sebelum musorkot. Biarkan berjalan alami. Buktinya jagonya malah kalah,” katanya.
Baca juga:Nekat Kejar Ikan Saat Arus Deras, Warga Blitar Tenggelam di Sungai Brantas
Secara pribadi, ia mengaku awalnya tidak berniat mencalonkan diri. Namun dorongan dari berbagai cabor membuatnya maju dalam kontestasi tersebut.
“Sebenarnya saya tidak ingin maju, tetapi karena didorong para cabor, saya memutuskan maju. Untuk harga diri Kota Blitar. Tidak perlu mengadopsi calon dari luar daerah, karena banyak putra daerah yang mumpuni,” tegasnya.
Pelaksanaan musorkot sendiri berlangsung lancar dan kondusif, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Agenda meliputi pembahasan tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban, pemaparan visi-misi calon, hingga pemilihan ketua umum.
Dengan hasil ini, Samanhudi diharapkan mampu membawa kemajuan olahraga di Kota Blitar selama masa kepemimpinannya ke depan.



















