Kediri, SEJAHTERA.CO – Inter Kediri memastikan satu tiket di babak 16 besar Liga 4 Jawa Timur setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 dalam Derby Kediri, menghadapi Triple’s Kediri.
Baca Juga :Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Kediri Kota Edukasi Sopir Truk
Pertandingan kedua Grup F tersebut berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (22/1/2025).
Dua gol tersebut dicetak oleh Muhamad Fadillah Akbar pada menit ke-15. Keunggulan mereka diperbesar oleh Gianfranco Zola melalui gol yang tercipta pada masa injury time babak pertama.
“Alhamdulillah, kami berhasil meraih tiga poin, meraih kemenangan, dan memastikan diri lolos ke babak 16 besar,” kata CEO Inter Kediri Tomi Ari wibowo.
Baca Juga :ODGJ Ikat Anak di Depan Ruko Kosong, Dinkes Kabupaten Tulungagung Evakuasi ke RSJ Lawang
Tomi menjelaskan, kemenangan itu tercapai berkat ketenangan para pemain dalam menjalankan taktik dan strategi yang telah ditetapkan. Sepanjang pertandingan Inter Kediri bermain cukup mendominasi dan mencatatkan sejumlah peluang. Menurutnya, sesuai dengan instruksi dari pelatih, pemain diminta untuk bermain rileks, tetapi dengan target kemenangan.
Di laga terakhir Grup FF, Inter Kediri akan menghadapi Persenga Nganjuk. Meski tidak berpengaruh karena poin Inter Kediri sudah tidak terkejar, namun Tomi memastikan mereka mengincar kemenangan.
Baca Juga :Angka Kesembuhan PMK di Ponorogo 30 Persen, Dipertahankan Genjot Vaksinasi Zona Hijau
“Untuk pertandingan selanjutnya, kami tetap berusaha untuk menang, kalau bisa mencetak banyak gol. Beberapa pemain mungkin akan disimpan, tetapi target kami tetap sapu bersih kemenangan,” ucapnya.
Dalam laga tersebut Triple’s Kediri sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Khadafi di masa tambahan waktu pada babak kedua. Gol itu sayangnya tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan.
Baca Juga :Waspada… Sebaran PMK Meluas di Seluruh Wilayah Kecamatan di Kabupaten Kediri
Asisten Pelatih Triple’s Kediri, M. Abdullah Choirul Umar, mengakui absennya beberapa pemain kunci membawa dampak dalam pertandingan tersebut.
“Kelihatan sekali dengan absennya pemain kunci, sehingga tadi terjadi dua gol dari Inter Kediri. Sebenarnya, sudah kami antisipasi, tapi itulah sepak bola. Ini akan menjadi evaluasi kedepan,” terangnya.
Choirul Umar menambahkan, Triple’s sempat melakukan perubahan strategi untuk mengejar ketertinggalannya. Skuatnya berusaha bermain terbuka, namun sampai peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, hanya satu gol yang diciptakan oleh Triple’s Kediri.
Baca Juga :Waspada… Sebaran PMK Meluas di Seluruh Wilayah Kecamatan di Kabupaten Kediri
“Kita berusaha mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan meski tidak mudah,” tutupnya.



















