Minim Lapangan Kerja, Ribuan Warga Ponorogo Pilih jadi PMI, ini Negara Paling Banyak Dituju

Minim Lapangan Kerja, Ribuan Warga Ponorogo Pilih jadi PMI, ini Negara Paling Banyak Dituju
Kepala Disnaker Ponorogo Suko Kartono

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Minimnya lapangan kerja di Kabupaten Ponorogo membuat ribuan warga memilih untuk merantau ke luar negeri menjadi pekerja migran Indonesia (PMI).

Bagaimana tidak, dari data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ponorogo mencatat ada 4.147 warga Bumi Reyog yang mendaftar menjadi PMI sepanjang 2024.

Jumlah tersebut menjadikan Kabupaten Ponorogo sebagai daerah tertinggi penyumbang PMI di Jawa Timur, serta peringkat ke enam nasional.

Read More

Kepala Disnaker Ponorogo Suko Kartono mengatakan, jika digabung dengan data yang berasal dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) total ada 11 ribu warga yang bekerja di luar negeri sebagai PMI.

Baca Juga :Panggung Bocah-bocah Kreatif Dibuka, FLS3N 2025 SD Jombang Resmi Digelar

“Salah satu faktor karena memang kondisi lapangan pekerjaan yang tidak banyak,” ungkap Suko kepada koranmemo.com, Jumat (23/5/2025).

Jika dilihat dari latar pendidikan, merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) mayoritas PMI Ponorogo lulusan SD dan SMP. Mereka lebih banyak bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga (ART), sektor pertanian, serta pekerja pabrik.

“Negara tujuan masih didominasi Taiwan dan Hongkong. Kalau Jepang serta Korea ada tapi tidak sebanyak taiwan dan Hongkong karena memang standar bekerja disana cukup tinggi bahkan ada juga yang sarjana,” tegasnya.

Sebagai penyumbang tertinggi PMI di Jawa Timur, Suko mengatakan ada pengawasan ketat sebelum PMI tersebut diberangkatkan. Pra pemberangkatan misalnya, Disnaker wanti-wanti keamanan dan kenyamanan. Termasuk mendatangkan Polres setempat memastikan nihil PMI ilegal.

Baca Juga :SK Diserahkan Mbak Wabup Dewi, dari Mekah Mas Bup Dhito Sampaikan Selamat untuk CPNS dan PPPK

“Kami terus mengawasi kompetensi setiap PMI yang berangkat, uji kompetensi kami ketat,” pungkas Suko.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *