Mutasi Pemkot Blitar Ukir Sejarah, Jabatan Sekda Bergeser Jadi Staf Ahli

mutasi sekda kota blitar
Tentang  Priyo yang digeser Staf Ahli Hukum, pernah nyalon Sekda  Bojonegoro dan Kabupaten Blitar tapi gagal.(foto: abdul aziz wahyudi)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Pergeseran jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi staf ahli bidang hukum menjadi sejarah baru di Kota Blitar. Selama bertahun-tahun roda organisasi berjalan, baru kali ini jabatan pucuk pimpinan ASN di daerah tersebut bergeser ke posisi staf ahli.

Baca juga:Mutasi Perdana di Era Wali Kota Blitar, Sekda Priyo Suhartono Dipindah ke Staf Ahli

Jika ditelisik, Priyo Suhartono sebelumnya beberapa kali mencoba berkarier di luar Kota Blitar. Pada 2025 lalu, ia dua kali mencalonkan diri sebagai Sekda di daerah lain, namun belum berhasil.

Read More

Percobaan pertama dilakukan saat mencalonkan diri sebagai Sekda Bojonegoro bersama Eka Atikah yang saat itu menjabat Sekretaris DPRD Kota Blitar. Namun, keduanya tidak lolos.

Baca juga:Jelang Musim Kemarau, BPBD Blitar Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Siapkan Droping Air

Selanjutnya, Priyo kembali mencoba peruntungan dengan mendaftar sebagai calon Sekda di Kabupaten Blitar. Namun, Bupati Blitar Rijanto akhirnya memilih Khusna Lindarti yang merupakan pejabat internal Pemkab Blitar.

Usai prosesi mutasi, Priyo Suhartono tidak banyak memberikan pernyataan kepada wartawan. Mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pendidikan tersebut lebih memilih menyalami sejumlah pejabat yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyebut mutasi kali ini sebagai hal yang wajar dalam birokrasi. Salah satu tujuannya adalah untuk penyegaran organisasi.

“Penyegaran. Kalau terlalu lama menjabat di satu OPD juga kurang baik,” kata Mas Ibin, sapaan akrabnya.

Ia mengakui, ada sejumlah pejabat yang telah menjabat cukup lama, bahkan hingga lima tahun tanpa mengalami rotasi. Di antaranya Sekda, Kepala BPKAD Widodo Sapto Johannes, serta Sekretaris DPRD Eka Atikah.

Baca juga:Terminal Patria Blitar Catat Kenaikan Penumpang Lebaran 2026, Tembus 93 Ribu

Karena posisi Sekda dinilai strategis, jabatan tersebut dalam waktu dekat akan diisi oleh penjabat (Pj). Selanjutnya, untuk pengisian secara definitif akan dilakukan melalui mekanisme lelang jabatan atau seleksi terbuka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *