Nilai Nominal Rupiah Produksi Ikan Konsumsi di Kediri Tahun 2024 Meningkat

Nilai Nominal Rupiah Produksi Ikan Konsumsi di Kediri Tahun 2024 Meningkat
Pembudidayaan ikan di Kabupaten Kediri (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Peningkatan produksi ikan air tawar konsumsi sangat tinggi dan ini berpengaruh pada nilai nominal hasil penjualan.

Nilai nominal produksi ikan air tawar tahun 2024 mencapai 447,410 milliar lebih. Sedangkan di tahun 2023 nilai transaksi produksi mencapai 434,203 milliar lebih.

Baca Juga :Amankan Laga Kandang Arema FC Vs Bali United, Polres Blitar Kota Terjunkan 650 Petugas

Read More

Dengan rincian untuk ikan mas di tahun 2024 mencapai Rp81,760 juta, ikan nila Rp49,040 milliar, Gurami Rp71,708 milliar, ikan Tawes Rp12,3 juta, ikan Patin Rp18,390 milliar, ikan Lele Rp298,405 milliar lebih dan ikan Bawal nilai nominal produksi Rp9,773 milliar lebih.

Nur Hafid Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri menjelaskan untuk nilai nominal transaksi hasil penjualan ikan air tawar konsumsi di tahun 2023 berbeda jauh dengan tahun 2024.

Baca Juga :Atap Ruang Kelas di Blitar Rontok, KBM TK Al Hidayah Diliburkan, Bangunan Baru Digunakan 8 Bulan

“Untuk ikan Mas nilai nominal transaksi produksi di tahun 2023 capai 553,560 juta. Ikan Nila 46,760 milliar, ikan Gurami nilai transaksi produksi Rp71,596 milliar, ikan Tawes Rp48,6 juta, ikan Patin Rp27,270 milliar, ikan Lele Rp278,647 milliar dan bawal capaian nilai nominal transaksi produksi Rp9,203 milliar,” jelasnya.

Hafid optimis tahun 2025, nilai nominal transaksi produksi ikan air tawar untuk konsumsi capaiannya bisa dua kali lipat.

Baca Juga :Momen Libur Panjang, Telaga Ngebel Ponorogo Dikunjungi 15.750 Wisatawan, Hasilkan PAD Rp236 Juta

Meski sering cuaca ekstrem, Dinas Perikanan Kabupaten Kediri intens melakukannya pendampingan, pembinaan, dan pantauan ke pembudidaya ikan agar produksi ikan meningkat setiap tahunya dan menguasai pasar di Kediri, Jatim dan nasional.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *