Nurochman Optimis Kopdes Merah Putih dan CooSae Akan Dorong Kota Batu Menjadi Sentra Hortikultura Jatim dan Nasional

Nurochman Optimis Kopdes Merah Putih dan CooSae Akan Dorong Kota Batu Menjadi Sentra Hortikultura Jatim dan Nasional
Walikota Batu, Nurochman, secara resmi membuka acara Sosialisasi Pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih se-Kota Batu. (arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Walikota Batu, Nurochman, secara resmi membuka acara Sosialisasi Pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih se-Kota Batu.

Kegiatan yang digelar di El Royal Hotel ini dihadiri oleh perangkat desa, pelaku UMKM, dan perwakilan BUMDes se-Kota Batu.

Dalam sambutannya, Walikota Cak Nur menegaskan bahwa pendirian Kopdes Merah Putih merupakan langkah awal yang strategis untuk memperkuat ekonomi dan pembukaan lowongan pekerjaan bagi masyarakat desa.

Read More

Walikota juga menjelaskan bahwa pendirian Koperasi Desa akan didukung oleh Pemerintah Pusat dengan target 75.000-80.000 koperasi di seluruh Indonesia.

Baca Juga :Kapolres Nganjuk Periksa Kendaraan Dinas dan Senjata Api, Tekankan Kesiapsiagaan Personel

“Koperasi ini tidak hanya menjadi wadah penguatan ekonomi desa, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat di desa serta menjadi awal yang baik bagi peningkatan taraf hidup masyarakat,” ungkapnya, Selasa (22/4/2025).

“Nantinya, akan ada 75-80 ribu koperasi di seluruh Indonesia yang akan diluncurkan bersamaan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional,” sambungnya.

Walikota Batu juga menjelaskan bahwa di Kota Batu, Coo Smart Agriculture Ecosystem (CooSae) akan menjadi fasilitator dalam menghubungkan petani dan pasar. Ia berharap CooSae dan Kopdes Merah Putih Kota Batu akan mendorong terwujudnya Kota Batu sebagai Sentra Hortikultura Jawa Timur dan Nasional.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur serta Kementerian Koperasi RI serta Ketua Umum CooSae.

Baca Juga :Putus Setelah Diterjang Banjir, BPBD Ponorogo Kebut Perbaikan Jembatan Darurat di Desa Munggu

Materi yang disampaikan meliputi tata cara pendirian, pengelolaan keuangan, serta strategi pengembangan usaha berbasis kearifan lokal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *