Jakarta, SEJAHTERA.CO – Bhayangkara Presisi Indonesia FC yang berambisi keluar dari zona degradasi atau zona merah, gagal total.
Bhayangkara Presisi Indonesia FC yang diperkuat pemain dunia dan mahal, Radja Nainggolan dibantai PSS Sleman dengan skor telak 1 – 4.
PSS Sleman kontra Bhayangkara Presisi Indonesia FC berlangsung di Stadion PTIK Jakarta, Kamis (22/2/2024) pukul 15.00.
PSS Sleman dan Bhayangkara Presisi Indonesia FC berjumpa pada laga pekan ke 25 BRI Liga 1 2023-2024.
Sekadar diketahui, posisi Bhayangkara Presisi Indonesia FC sementara ini terbawah dengan raihan 15 poin dari 24 laga, berjarak 11 poin dari zona aman.
Karena itu, kemenangan saat berjumpa PSS Sleman sangat dibutuhkan pasukan The Guardian.
Pelatih Mario Gomez sebelumnya menegaskan, persiapan timnya sangat maksimal termasuk menyelenggarakan uji coba dengan salah satu klub Korea Selatan. Itu semua demi raihan tiga poin di kandang sendiri.
“Persiapan kami sudah sangat baik. Kami hampir full team. Osvaldo sakit, tapi kondisi yang lainnya semua oke. Pertandingan besok (hari ini) sangat penting bagi kami,” kata Mario Gomez dalam konferensi pers jelang pertandingan, Rabu (21/2).
“Saya pikir untuk pertandingan besok (hari ini) kami oke untuk berusaha memetik hasil terbaik,” sambung pelatih kawakan asal Argentina itu.
Berbekal penampilan cukup apik saat ditukanginya, termasuk bermain apik meski dikalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 0-1 pada laga terakhir.
Gomez optimistis timnya dapat meraih kemenangan kedua di kandang atau ketiga di musim ini saat menjamu Super Elja, sebutan PSS Sleman, yang juga sedang membutuhkan kemenangan.
“Kami bermain dengan baik. Hanya kalah di Surabaya. Kami siap untuk besok, kami adalah tim yang bagus. Kami melanjutkan dengan cara yang sama,” kata pelatih Argentina 66 tahun itu.
“Namun yang lebih penting adalah tim kami. Kami harus mengambil alih dan kami memiliki pemain yang sangat bagus untuk besok yang sangat bagus untuk menyerang setiap saat dan bertahan dengan sangat baik,” imbuhnya.
Nada optimistis juga diutarakan gelandang Singapura, Zulfahmi Arifin. Ia tidak ingin menodai hasil selain kemenangan di laga tersisa pada partai kandang.
Dulu, katanya, Bhayangkara Presisi Indonesia FC di sini main sangat bagus. Jadi dengan lima sisa pertandingan di home sangat penting untuk meraih tiga poin.
“Untuk kami naik tangga lebih atas. Jadi, mungkin di PTIK ada spesial moment. Insyaallah ada tiga poin untuk Bhayangkara,” katanya
Saat berlaga, ternyata optimism Mario Gomez kandas. Pemain asing PSS Sleman, Ajak Riak, menjadi bintang di laga kontra Bhayangkara Presisi Indonesia FC.
Gol yang dicetaknya menjadi kunci kemenangan tim berjuluk Super Elang Jawa atau Super Eja.
Di sisni justru PSS Sleman yang memetik tiga poin usai menang atas Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan skor 4 -1.
Saat laga, Ajak Riak mencetak gol perdana pada menit ke-62 yang memanfaatkan assist Elvis Kamsoba.
Menurut pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic, gol Ajak Riak menjadi kunci kemenangannya atas Bhayangkara Presisi Indonesia FC.
“Menurut saya yang menjadi kunci kemenangan di pertandingan ini adalah gol ketiga yang dicetak Ajak,” jelas Risto pada sesi jumpa pers.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















