Orang Tua Tidur Siang, Balita Kembar di Pace Tewas Tercebur Kolam Ikan

Orang Tua Tidur Siang, Balita Kembar di Pace Tewas Tercebur Kolam Ikan
Kolam yang menjadi tempat kejadian perkara terceburnya balita kembar di Pace Nganjuk. (istimewa)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Dua balita kembar berusia dua tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kolam ikan depan rumah mereka. Peristiwa tragis ini terjadi di Dusun Putuk, Desa Babadan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga :Alex Pastoor dan Denny Landzaat Resmi Mendampingi Patrick Kluivert Meramu Timnas Indonesia, Berikut Profilnya

Balita tersebut adalah Dewi Izzi Humaira dan Dewi Azza Azura. Kedua balita tersebut ditemukan oleh Suhartini, seorang saksi yang berniat menjenguk mereka.

Read More

“Saya melihat kedua korban sudah terapung di kolam ikan depan rumah dengan posisi yang satu telentang, dan yang lain tengkurap. Keduanya sudah tidak bernafas,” ujar Suhartini, Sabtu (11/1/2025).

Mengetahui kejadian itu ia segera meminta bantuan Kasmadi, saksi lainnya, dan kedua orang tua korban yang saat itu sedang tidur siang.

Baca Juga :Ingin Menyalip, Penumpang Honda Supra X Tewas Terlindas Truk Gandeng di Jalan Palem, Kota Blitar

Mereka segera mengangkat kedua anak tersebut dari kolam dan membawa mereka ke Klinik Fifa Husada Nganjuk untuk memastikan kondisi mereka.

Sayangnya, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kedua balita tersebut sudah meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, mengonfirmasi kejadian ini. “Dua balita kembar itu ditemukan meninggal di dalam kolam ikan depan rumahnya sendiri. Diduga mereka bermain bersama dan masuk ke dalam kolam,” ujar AKP Supriyanto.

Baca Juga :Aries Agung Paewai Kembali Dilantik Menjadi PJ Walikota Batu

Kolam ikan tersebut berukuran panjang 190 centimeter, lebar 163 centimeter, dan tinggi 55 centimeter dengan ketinggian air 42 centimeter. Kolam ini tidak memiliki pagar pembatas, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan ini.

Berdasarkan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Turut hadir di lokasi kejadian petugas Polsek Pace dan Tim Inafis Polres Nganjuk untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami telah mendatangi TKP bersama tim Inafis Polres Nganjuk, mencatat saksi-saksi, mengamankan barang bukti, dan meminta verifikasi ke Puskesmas Pace,” tambah AKP Supriyanto.

Baca Juga :Hujan Deras di Mojo Kabupaten Kediri, Material Longsor Menimpa Rumah dan Menutup Jalan

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan membuat pernyataan resmi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *