Pelajar Ponorogo Tewas saat Mancing Ikan di Sungai Trenggalek, Begini Kejadiannya

Pelajar Ponorogo Tewas saat Mancing Ikan di Sungai Trenggalek, Begini Kejadiannya
Petugas saat melakukan pencarian (dok polsek tugu)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Seorang pelajar asal Kabupaten Ponorogo tewas saat mancing ikan bersama dengan beberapa temannya di sungai wilayah Desa Jambu Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga :Jelang Nataru, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Jombang Alami Kenaikan

Kapolsek Tugu, AKP Panut mengatakan, pelajar yang meninggal saat mancing itu adalah Rangga Niko Alinskie (16). Dia tercatat sebagai pelajar SMKN 2 Trenggalek namun berasal dari Desa Tempuran Kecamatan Sawo Kabupaten Ponorogo.

Read More

“Betul ada korban meninggal saat mancing ikan di sungai wilayah Trenggalek,” kata AKP Panut saat dikonfirmasi Koranmemo.com, Senin (2/1/2024).

Ia menjelaskan, pelajar nahas itu meninggal dunia saat mancing di sungai wilayah RT 15/RW 06 Desa Jambu. Korban mancing bersama dengan tiga temannya. “Mereka berangkat sekitar pukul 12.30 WIB, kejadiannya kemarin,” imbuhnya.

Baca Juga :Pelanggaran Netralitas Pilkada 2024, Kades Diputuskan Langgar UU Desa, ini Penjelasan Humas Bawaslu Tulunagagung

Saat mancing bersama dengan tiga temannya di pinggir sungai, lanjut AKP Panut, mereka bermaksud berpindah tempat mancing di seberang sungai. Mereka-pun memutuskan untuk berenang menyeberangi aliran sungai.

“Namun korban tidak bisa berenang dan hanyut terbawa arus sungai. Karena kondisi air sedang tinggi di musim hujan seperti saat ini,” ujarnya.

Mengetahui korban tenggelam, teman korban langsung meminta pertolongan warga. Kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke Polsek Tugu.

Baca Juga :Dilanda Hujan Deras Tiga Hari, Sungai Brantas Meluap Hingga Banjiri Tiga Lokasi

AKP Panut menyebut langsung melakukan koordinasi lintas sektoral untuk mencari korban.
“Setelah dilakukan pencarian bersama warga, sekitar pukul 17.00 WIB korban ditemukan di dasar sungai,” jelasnya.

Petugas langsung mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan medis. Pihaknya menyimpulkan korban meninggal dunia lantaran tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Setelah dibawa ke Puskesmas Tugu, korban diantarkan ke rumah duka,” kata dia.

Baca Juga :Penganiayaan Anak Terhadap Bapak yang Berujung Kematian di Ponorogo, Polisi Lakukan Tes Kejiwaan Terduga Pelaku

Dalam kesempatan itu, AKP Panut mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di bantaran sungai.

Sebab debit air kerap mengalami peningkatan saat musim hujan seperti saat ini. “Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *