Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Tulungagung rupanya mendapat sorotan dari jajaran eksekutif utamanya langsung dari Bupati Tulungagung. Pasalnya, pelaksanaan CFD dinilai harus dievaluasi agar lebih meriah.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan, sebenarnya pelaksanaan CFD di Tulungagung sudah berjalan dengan baik, tapi pihaknya tidak ingin berpuas diri terhadap pelaksanaannya saat ini. Pasalnya, CFD masih bisa diubah agar lebih baik jika dibandingkan dengan saat ini.
Gatut berencana untuk melakukan intervensi terhadap pelaksanaan CFD dengan melakukan mengevaluasi konsep pelaksanaan kegiatan CFD. Sehingga dari segi pengunjung maupun pedagang pun puas.
Baca Juga :Peringati Hari Bumi, Siswa Jombang Gelar Aksi Tanam Pohon
“Kami tidak boleh mudah berpuas diri, karena dikhawatirkan justru akan berhenti berkembang. Maka dari itu, evaluasi saat kegiatan CFD ini penting untuk dilakukan,” kata Gatut Susu Wibowo, Selasa (22/4/2025).
Hal-hal yang ingin diubah salah satunya yakni lapak para pedagang yang dinilai masih belum seragam, sehingga nilai estetikanya pun berkurang. Pihaknya berencana untuk menyeragamkan seluruh booth atau stand para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berjualan di CFD.
Sebagai contoh, pelaku UMKM yang berjualan di CFD akan mendapat fasilitas tenda, sehingga selain seragam, hal ini juga membawa kenyamanan bagi pengunjung maupun pedagang itu sendiri. Selain itu, Gatut menilai jika animo atau kehadiran masyarakat pada kegiatan CFD masih bisa ditingkatkan lagi.
Baca Juga :Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkab Jombang, Tuntut Satpol PP Tegas Tertibkan PKL Nakal
“Prioritas utama kami, kenyamanan bagi para pengunjung maupun pedagang saat kegiatan CFD. Semua sektor juga harus berkolaborasi untuk semakin meningkatkan kunjungan masyarkaat di kegiatan CFD,” ungkapnya.
Pada kegiatan CFD ini, selain memberikan fasilitas bagi masyarakat untuk berolahraga, poin pentingnya adalah geliat ekonomi melalui sektor UMK. Maka, penting baginya untuk memajukan setiap pelaku UMKM agar perekonomian lokal menggeliat, dan angka pengangguran berkurang.
Menurut Gatut, Pemkab Tulungagung juga siap untuk berkolaborasi, membantu, memberi motivasi dan edukasi kepada setiap pelaku UMKM di Tulungagung. Dengan begitu, targetnya tidak hanya masyarakat lokal yang berkunjung saat kegiatan CFD, melainkan menjadi destinasi wisata bagi warga luar Tulungagung.
Baca Juga :Dua Pelajar SMP di Blitar Nyolong Motor, Terkuak Berkat Gandakan Kunci
“Kegiatan CFD tidak hanya tentang olahraga dan kuliner saja, kami akan arahkan ke sektor wisata agar animo masyarakat semakin meningkat saat kegiatan ini berlangsung,” pungkasnya.



















