Kediri, SEJAHTERA.CO – Untuk memastikan program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Kayen Kidul, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri kembali pantau pelaksanaan MBG di SMP N I Kayen Kidul, Selasa (21/1) siang.
Kepala Disdik Kabupaten Kediri, Mohamad Muhsin menjelaskan, secara umum untuk pelaksanaan mbg di SPPG Kayen Kidul sudah berjalan sesuai rencana awal dan siswa menikmatinya. Menu yang disiapkan nasi, sayur, lauk dan buah dengan nilai gizi yang memadai.
“Di SPPG Kayen Kidul ini 26 lembaga sekolah dengan 3.101 siswa penerima manfaat mbg. Adapun lembaga tersebut 1 SMP Negeri I Kayen Kidul, 19 SD, 5 TK dan 1 SLB. Sedangkan siswa SMP N I Kayen Kidul ada 552 siswa. Di MBG ini tidak ada unsur iuran apapun dan murni gratis,” katanya.
Sementara Sita Astarina Analisis Gizi Dinkes Kabupaten Kediri menilai ketercukupan gizi di menu MBG memadai. Nasi, sayur, lauk, dan buah sudah standar menu isi piringku seperti ketentuan dari Kementerian Kesehatan RI. Karena ada vitamin, lemak dan protein yang melengkapi. Sehingga ada energi karena pemenuhan gizi untuk energi siswa.
“Kandungan gizi sudah standar untuk anak. Saya mengapresiasi MBG ini, karena semua menu makanan berbasis pangan produksi lokal Kediri. Sehingga pemberdayaan produk pertanian dan pangan diberdayakan dan menguntungkan petani, petani sayur ataupun peternak dan pedagang ikan,” ujarnya.



















