Batu, SEJAHTERA.CO – Rencana pemasangan gate parkir di kawasan Alun-alun Kota Batu kembali molor.
Awalnya dijadwalkan pada awal September 2025, namun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memastikan pekerjaan baru bisa selesai sekitar Oktober hingga November mendatang.
Kabid Perparkiran Dishub Kota Batu, Chilman Suaidi, mengungkapkan keterlambatan terjadi karena proses kajian teknis yang belum rampung.
“Kajian perencanaan diupayakan selesai September ini. Setelah itu baru masuk tahap pemesanan barang dan jasa,” jelasnya, Jumat (19/9/2025).
Baca Juga :Hadapi Musim Hujan, BPBD Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Gate parkir nantinya akan dipasang di tiga titik strategis. Akses keluar kendaraan roda dua ditempatkan di depan Masjid An-Nur atau Jalan Sudiro Utara.
Pintu masuk roda dua berada di Jalan Muniv Timur, tepat di samping Toko Mas Gajah. Sedangkan akses utama untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dipusatkan di Jalan Sudiro Selatan, dekat kawasan Soto Pak Siba.
Sistem parkir akan mendukung pembayaran non-tunai menggunakan QRIS dan e-toll. Meski demikian, pada tahap awal Dishub tetap menyediakan opsi pembayaran tunai melalui kartu tap yang dioperasikan petugas.
“Kami juga akan memasang banner sosialisasi agar masyarakat bersiap menggunakan QRIS atau e-toll saat berkunjung ke Alun-Alun,” tambah Chilman.
Baca Juga :Pulang Kuliah, Guru TK Tewas usai Tabrak Truk Berhenti di Bahu Jalan
Untuk proyek ini, Dishub mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 juta. Sistem baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus menutup potensi kebocoran retribusi parkir di kawasan Alun-alun Kota Batu yang menjadi salah satu ikon wisata kota.



















