Jombang, SEJAHTERA.CO – Pembangunan fisik Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jombang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2025. Proses perencanaan, penyusunan dokumen tender, dan pelaksanaan lelang ditargetkan rampung dalam tahun yang sama, agar sekolah bisa difungsikan pada tahun ajaran 2026-2027.
Baca Juga :Hari Jadi ke-1088 Kabupaten Nganjuk, Warga Turun Tangan Bersihkan Lingkungan
Harapan tersebut disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PUPR, M. Akhbar Ansyari, melakukan survei lapangan di Denanyar, Jumat (11/4/2025) lalu bersama tim dari Satuan Kerja Prasarana Strategis II Provinsi Jawa Timur.
Ia menyebut, percepatan pembangunan masih bergantung pada kesiapan lahan dan kelengkapan dokumen dari pemerintah daerah. “Rata-rata pemda yang terlibat cukup antusias. Tapi tetap harus memenuhi kriteria kesiapan, mulai dari legalitas lahan, izin pembangunan, hingga AMDAL dan PBG,” ujarnya.
Selain di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, lokasi alternatif lain yang diusulkan adalah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung. Kedua lokasi tersebut akan disurvei dan dilaporkan ke pusat untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga :Sekolah Rakyat di Kediri Fokus untuk Keluarga Prasejahtera
Namun, Akbar mengingatkan bahwa kondisi SKB Mojoagung saat ini menjadi pertimbangan penting.
“Kalau SKB-nya masuk kategori rusak berat, tentu sulit bagi kami untuk merehabilitasi dalam waktu yang singkat. Tapi kalau hanya butuh perbaikan minor, itu masih memungkinkan,” katanya.
PUPR selaku pelaksana teknis di daerah akan mulai bekerja setelah program ini disahkan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). “Prinsip kami, kalau sudah diterima dari pusat, kami laksanakan di lapangan,” pungkas Akhbar.



















