Pembangunan Stadion Gelora Dhaha Jayati Berlanjut 2026, Anggaran Rp 60 Miliar Fokus Atap dan Lampu

Pembangunan Stadion Gelora Dhaha Jayati Berlanjut 2026, Anggaran Rp 60 Miliar Fokus Atap dan Lampu
Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana saat tinjau stadion Gelora Dhaha Jayati. (ist) 

Kediri, SEJAHTERA.CO – Pembangunan Stadion Gelora Dhaha Jayati (GDJ) Kabupaten Kediri dipastikan terus berlanjut hingga tuntas pada tahun 2027. Pada tahun 2026, pembangunan akan memasuki tahap berikutnya dengan anggaran Rp 60 miliar yang diprioritaskan untuk pemasangan atap secara menyeluruh, kemudian diikuti pemasangan lampu stadion.

Pemasangan lampu baru akan dilakukan setelah atap selesai, agar kekuatan bangunan dapat diketahui secara pasti. Hal ini sesuai dengan anjuran PSSI untuk stadion berstandar nasional maupun FIFA. Saat ini, pemasangan atap belum merata dan masih fokus pada sisi barat di zona VVIP.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan hal tersebut usai menutup Latihan Dasar (Latsar) CPNS Kabupaten Kediri di JCC SLG, Kamis (4/12/2025) sore.

Read More

Ia menambahkan bahwa anggaran Rp 60 miliar tersebut telah disetujui dan mendapat persetujuan dari Gubernur Jawa Timur. Anggaran itu sepenuhnya digunakan untuk pembangunan stadion GDJ, sementara pada tahun 2027 disiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 55 miliar.

Baca Juga :DKPP Kota Blitar Kembali Gencarkan Vaksinasi PMK, Siapkan 225 Dosis untuk Peternak

“Ke depan, pemanfaatan stadion untuk latihan sepak bola tidak hanya untuk Persedikab, tetapi juga bisa dipakai untuk latihan Persik atau tim kesebelasan lainnya. Masyarakat juga bisa menggunakan stadion untuk kegiatan besar seperti pengajian, karena selama ini kalau ada acara besar sering menutup jalan,” ujarnya.

Mas Dhito juga mengimbau masyarakat setempat maupun tim sepak bola lokal agar memanfaatkan stadion untuk kegiatan positif, serta mengikuti prosedur penggunaan dan pemanfaatan stadion sesuai aturan dan fungsinya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *