Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemkab Kediri menggelar doa bersama lintas agama untuk mempererat persatuan dan kerukunan masyarakat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bertempat di Gedung Convention Hall SLG, Rabu (12/8/2026), doa bersama ini diikuti agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, serta penganut kepercayaan sebagai pemupuk kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kediri.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam sambutannya yang diwakili Sekretaris Daerah Mohamad Solikin menyampaikan, Kabupaten Kediri memiliki modal sosial yang berharga berupa keberagaman agama, budaya, dan tradisi.
“Keberagaman tersebut selama ini mampu berjalan berdampingan dalam suasana kerukunan,” kata Solikin.
Baca Juga :KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 17 Persen, Rayakan Kemerdekaan dengan Naik Kereta
Menurutnya, kehadiran tokoh lintas agama dalam doa bersama menunjukkan bahwa perbedaan tidak harus menjadi alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan.
Solikin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan yang selama ini sudah terjalin. Menurutnya, suasana tersebut penting untuk menjaga Kabupaten Kediri tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat memanjatkan doa agar Indonesia selalu diberikan kedamaian dan dijauhkan dari perpecahan.
“Semua itu membutuhkan satu hal yang tidak kalah penting, suasana yang aman dan masyarakat yang tetap guyub,” pungkasnya.



















