Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan sektor-sektor produktif, termasuk pariwisata berbasis alam.
Baca juga:Manusuk Sima Kembali Digelar di Tirtoyoso, Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Perkuat Sejarah dan Inovasi
Setelah memperpanjang jam operasional kawasan wisata Besuki di lereng Gunung Wilis pada 2026, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri kini memfokuskan pengembangan di kawasan Gunung Kelud dengan mematangkan rencana pembukaan kembali objek wisata air panas.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan survei lokasi telah dilakukan pada pekan ini. Wisata air panas di Gunung Kelud diketahui telah ditutup sejak erupsi Gunung Kelud pada 2014.
Menurutnya, pembukaan kembali objek wisata tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik baru sekaligus mendorong wisatawan lama untuk kembali berkunjung.
“Kami telah melakukan survei. Potensinya sangat besar sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, termasuk wisatawan yang pernah datang agar tertarik berkunjung kembali,” katanya, Minggu (26/7/2026).
Mustika menambahkan, sesuai arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, pengelolaan potensi wisata di kawasan Gunung Kelud dan Gunung Wilis harus terus ditata dan dimaksimalkan guna meningkatkan kunjungan wisata.
Baca juga:Juli – Agustus, Disdagrin Kabupaten Kediri Gelar GPM di 18 Lokasi
Untuk merealisasikan pembukaan kembali wisata air panas tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngancar serta komunitas pelaku wisata Gunung Kelud.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah keamanan akses menuju lokasi wisata. Saat ini, pengunjung yang ingin mencapai titik air panas dari area parkir baru harus berjalan kaki sekitar 30 menit.
“Kami masih mengkaji jalur mana yang paling aman dan layak dilalui. Semoga pembukaan kembali wisata air panas ini dapat segera terwujud,” ungkap Mustika.
Pemerintah Kabupaten Kediri berharap pengembangan kembali wisata air panas Gunung Kelud dapat menambah destinasi unggulan di wilayah tersebut, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD dan perekonomian masyarakat sekitar.



















