Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kota Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui Program Balik Gratis 2026.
Wakil Walikota Kediri, Qowimuddin, secara langsung memberangkatkan tiga bus tujuan Jakarta dan satu bus tujuan Surabaya dari Terminal Tamanan.
Program ini diikuti oleh total 200 peserta, dengan rincian 150 orang menuju Jakarta dan 50 orang menuju Surabaya.
Inisiatif ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Kediri dalam mengurai kepadatan arus balik Lebaran sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi.
Dalam sambutannya, Gus Qowim menegaskan bahwa program balik gratis tidak hanya berfokus pada fasilitas transportasi, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan para peserta.
Pemerintah Kota Kediri menyediakan layanan cek kesehatan sebelum keberangkatan sebagai bentuk antisipasi agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Baca Juga Hari Pertama Kerja di Pemkab Jombang Diwarnai ASN Berlarian Telat hingga Main Ponsel saat Apel
“Setelah Lebaran, kita memang menikmati berbagai hidangan. Namun kesehatan tetap harus dijaga. Dengan cek kesehatan ini, kita pastikan tekanan darah dan kondisi tubuh peserta dalam keadaan baik, sehingga perjalanan bisa dilalui dengan tenang,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Lebih lanjut, Gus Qowim menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat sekaligus menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan efisien.
Ia juga menitipkan pesan kepada para peserta agar senantiasa menjaga nama baik Kota Kediri saat kembali ke perantauan.
“Panjenengan semua adalah duta Kota Kediri. Bawalah nilai-nilai kebaikan seperti keramahan, religiusitas, dan semangat gotong royong ke mana pun pergi,” pesannya.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan, Pemkot Kediri terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
Hal ini dilakukan agar Kota Kediri semakin nyaman untuk ditinggali maupun menjadi tempat berinvestasi di masa depan.
Baca Juga Pascalebaran, Polsek Pesantren Gaspol: Disiplin Diperketat, Pelayanan Tak Boleh Kendor
Salah satu peserta, Isnan Munawar, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia yang mudik bersama tujuh anggota keluarga merasa program balik gratis ini sangat meringankan beban biaya perjalanan.
“Alhamdulillah sangat membantu. Tahun lalu saya juga ikut, dan tahun ini meskipun daftar di hari-hari terakhir, masih dapat kuota. Pelayanannya juga semakin baik dari tahun ke tahun,” ungkapnya.
Sebelum pemberangkatan, dilakukan pula penempelan stiker pada bus sebagai tanda telah lolos ramp check.
Hal ini memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, administrasi lengkap, serta pengemudi dalam kondisi sehat dan siap bertugas.
Dengan adanya program ini, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi tingginya mobilitas pascahari raya.



















