PONOROGO, SEJAHTERA.CO – Aksi pencurian nekat menyasar aset fasilitas umum berupa trafo listrik milik PT PLN (Persero) di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Komplotan pencuri membongkar dan membawa kabur komponen trafo yang terpasang di tiang listrik pada Jumat (4/9/2026) dini hari.
Baca juga:Kemarau Panjang, 342 Jiwa di Ponorogo Alami Krisis Air Bersih
Peristiwa tersebut baru disadari warga setempat setelah melihat komponen trafo yang sebelumnya bertengger di atas tiang gardu mendadak raib. Sejumlah sisa komponen trafo tampak tercecer acak di tanah tepat di bawah tiang listrik.
Kepala Desa Tugurejo, Siswanto, membenarkan adanya insiden pencurian aset penunjang pasokan listrik warga di wilayahnya tersebut.
“Awalnya kami menerima laporan dari warga. Setelah dicek bersama-sama ke lokasi, memang benar trafo PLN tersebut telah dicuri,” ungkap Siswanto, Minggu (6/9/2026).
Ironisnya, aksi nekat para pelaku sebenarnya sempat dipergoki oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Namun, keberadaan komplotan tersebut sama sekali tidak menimbulkan kecurigaan karena mereka beraksi menggunakan modus pura-pura menjadi petugas resmi PLN yang sedang melakukan perbaikan jaringan malam hari.
Siswanto menyebutkan, pelaku diperkirakan berjumlah empat orang dengan pembagian peran yang terencana. Dua orang bertugas memanjat dan membongkar komponen trafo di atas tiang, sementara dua pelaku lainnya bersiap di dalam mobil penampung.
“Pelaku berjumlah empat orang. Warga tidak curiga karena mengira mereka petugas resmi PLN yang sedang membenahi gangguan jaringan,” imbuhnya.
Dari lokasi kejadian, para pelaku disinyalir mengincar komponen vital trafo yang bernilai jual tinggi, terutama material berbahan tembaga dan besi. Akibat pembongkaran paksa tersebut, pasokan aliran listrik di sebagian wilayah Desa Tugurejo sempat mengalami mati padam total.
Sementara itu, Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo, menyatakan bahwa kasus tindak pidana pencurian spesialis fasilitas umum ini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Ponorogo. Petugas kepolisian juga sudah mendatangi lokasi untuk menyisir dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dari hasil olah TKP, petugas masih menemukan beberapa bekas material dan sisa komponen trafo yang tertinggal di bawah tiang,” paparnya.
Saat ini, kasus pencurian trafo PLN tersebut dalam penanganan intensif kepolisian. Polisi tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi mata serta memeriksa kamera pengawas di sekitar jalur evakuasi pelaku guna mengidentifikasi komplotan tersebut.
Baca juga:Terekam CCTV, Pria Ber-Hoodie Curi Kotak Amal Masjid Ath-Thohiriyah Ponorogo untuk Ketiga Kalinya
“Kasus ini masih terus didalami dan diselidiki oleh Satreskrim Polres Ponorogo,” pungkasnya.



















