Kediri, SEJAHTERA.CO – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan primer di masyarakat, STIKES RS Baptis Kediri bersama Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Semampir membentuk Posyandu Lansia, Rabu (23/7/2025).
Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat dalam skema Kemdiktisaintek 2025, yang fokus pada integrasi layanan kesehatan lansia berbasis komunitas gereja.
Kegiatan ini diselenggarakan secara terpadu melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, dengan melibatkan jemaat GKJW sebagai mitra berkelanjutan.
Menurut Akde Triyoga, S.Kep, Ns, MM, dosen STIKES RS Baptis, pembentukan Posyandu Lansia ini juga bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.
Baca Juga :Ketua Timwas Haji Paparkan Tujuh Poin Temuan Penyelenggaraan Haji 2025
“Program ini bertujuan mengintegrasikan kegiatan posyandu lansia dalam program gereja, sekaligus memberdayakan jemaat sebagai kader kesehatan,” jelas Akde Triyoga.
Dalam implementasinya, sembilan anggota jemaat GKJW Semampir direkrut dan diberikan pelatihan teori serta praktik sebagai kader posyandu lansia. Materi pelatihan mencakup konsep lansia, pengelolaan posyandu, dan keterampilan kader, yang dilakukan dalam lima pertemuan—tiga kali teori di kampus STIKES RS Baptis pada bulan Juni, dan dua kali praktik lapangan melibatkan 50 lansia pada Juni dan Juli 2025.
Pelatihan tersebut melibatkan beberapa narasumber, antara lain Akde Triyoga, S.Kep, Ns, MM, serta dua anggota tim: Sandy Kurniajati, SKM, M.Kes, dan Maria Anita Yusiana, S.Kep, M.Kes.
Akde Triyoga berharap program ini dapat memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan jemaat lansia serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelayanan kesehatan di lingkungan gereja.
Baca Juga :Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Diminta Segera Berkantor di Ibu Kota Nusantara, Ini Alasannya
“Dengan pelatihan kader dan pelayanan rutin, diharapkan Posyandu Lansia GKJW Semampir bisa menjadi model pelayanan kesehatan berbasis gereja yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)



















