Lamongan, SEJAHTERA.CO – Sebuah minimarket Indomaret di Jalan Raya Babat – Lamongan, tepatnya di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menjadi sasaran perampokan pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 23.02 WIB.
Baca Juga :Korban Mutilasi Asal Lamongan Lama Tak Terlihat di Rumah
Diduga para pelaku yang berjumlah tiga orang berhasil menggondol uang tunai sekitar Rp20 juta dan satu kardus rokok. Para perampok diketahui beraksi dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.
Menurut keterangan yang dihimpun dalam laporkan ke kepolisian, perampokan terjadi saat sejumlah karyawan Indomaret sedang menghitung uang hasil penjualan di dalam toko setelah menutup pintu depan.
Namun, saat pintu masih sedikit terbuka, tiga orang pria salah satu membawa senjata api dan senjata tajam tak dikenal tiba – tiba masuk ke dalam toko Indomaret.
Ketiga pelaku mengenakan hoodie dan masker buff untuk menutupi wajah. Salah satunya membawa pistol, sementara dua lainnya mengacungkan golok.
Baca Juga :Hadapi Malut United, Persik Kediri Resmi Gunakan Stadion Brawijaya
Pelaku yang bersenjata api menodongkan pistol ke arah perut karyawan sambil menanyakan kunci brankas. Ketika korban mengaku tidak memilikinya, pelaku tersebut melepaskan satu kali tembakan ke arah kaki korban.
Terkejut dan ketakutan, korban akhirnya menunjukkan lokasi kunci brankas. Para pelaku kemudian memaksa sejumlah karyawan menuju gudang tempat brankas berada.
Setelah berhasil membuka brankas, para pelaku mengambil seluruh uang di dalam brankas dengan total Rp20 juta, serta satu kardus rokok yang tersimpan di rak gudang.
Setelah merampas uang dan rokok, para pelaku mengikat tangan karyawan menggunakan tali rafia dan lakban, lalu mengunci mereka di dalam gudang.
Tidak lama kemudian, salah satu karyawan berhasil melepaskan diri dan menghubungi karyawan lain yang saat itu berada di warung kopi di depan Indomaret.
Saksi tersebut kemudian datang untuk membebaskan korban. Setelah berhasil keluar, korban segera melaporkan kejadian perampokan ini ke Polsek Pucuk.
Mendapat laporan, petugas Polsek Pucuk segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lamongan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi atas kejadian itu, nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan,” ujarnya, Senin (8/9/2025).



















