Kediri, SEJAHTERA.CO – Koordinasi Polsek Kandat, Disparbud Kabupaten Kediri dan Pemerintah Kecamatan Kandat membuahkan hasil. Pelaku vandalisme dengan cara mencorat-coret kereta pedati Mbah Gleyor di situs cagar budaya Dusun/Desa Kandat berhasil diamankan petugas.
Vandalisme tersebut menutupi warna aslinya yang berupa warna kayu asli sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 Jo pasal 105 UU RI. No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Pelaku vandalisme adalah D (45) diduga ODGJ warga Desa Sumberjo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Setelah diamankan di Polsek Kandat kemudian pengamanan lanjutan diserahkan ke Panti Sosial Bina Laras Kediri.
Kapolsek Kandat Iptu Abdul Aziz mengatakan, pelaku ini selain melakukan vandalisme di Situs Mbah Gleyor, sebelumnya juga melakukan vandalisme di sebuah arca di pemakaman pribadi milik keluarga Bani Sores dan keranda jenasah di pemakaman umum di Kandat.
Baca Juga :Persela Gelar TC di Kota Batu, Fokus Genjot Fisik Jelang Championship 2026/2027
“Sebelumnya petugas meminta keterangan beberapa saksi di antaranya adalah Supriyanto juru kunci makam umum Desa Kandat yang mengetahui pelaku melakukan corat-coret di keranda jenasah dan Supriyanto pernah melihat orang tersebut di Sumberjo Kandat,” katanya, Senin (3/8/2026).
Aziz menambahkan, juru kunci makam pribadi milik Keluarga Bani Sores mengetahui pelaku juga melakukan vandalisme di arca Bani Sores tersebut.
Selanjutnya, Minggu (2/8/2026) pelaku datang lagi ke makam Bani Sores dan diduga akan mengulangi vandalisme.
Saat itulah pelaku diamankan ke Polsek Kandat untuk diminta keterangan. Namun saat diperiksa jawabannya tidak pasti.
“Perkara vandalisme tersebut tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan dikarenakan pelaku mengalami gangguan kejiwaan,” jelas Iptu Abdul Aziz.
Baca Juga :Panitia Muktamar ke-35 NU Siapkan Penginapan Berkonsep Hotel untuk Ribuan Peserta
Selanjutnya terhadap ODGJ inisial D telah diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Jatim di Panti Laras Butuh Kras bersama-sama pihak Perangkat Desa Sumberejo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Aziz menambahkan, berdasar saksi dan informasi yang didata petugas, pelaku vandalisme adalah D seorang ODGJ dan saat corat coret mendapatkan cat di sekitar lokasi situs kereta Mbah Gleyor. Kini D berada di Panti Sosial Bina Sosial Dinas Propinsi Jawa Timur.
“Selanjutnya agar situs budaya Mbah Gleyor aman. Polsek Kandat berkoordinasi dengan Disparbud Kabupaten Kediri dan Pemerintah Desa Kandat menggbok pintu situs Mbah Gleyor dan memasang CCTV dilokasi tersebut agar aman dari tangan orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Azis mengatakan, sejauh ini telah melakukan pengecekan terhadap status situs Mbah Gleyor di Disparbud Kabupaten Kediri dan berdasar keterangan Ahmad Khudori, staf bidang sejarah dan purbakala di Disparbud Kabupaten Kediri menyatakan bahwa satu cikar atau kereta di situs cagar budaya Mbah Gleyor merupakan benda cagar budaya.
Baca Juga :PBNU Rilis Daftar Peserta Sementara Tahap I Muktamar ke-35 NU di Jombang
Ini tercatat di Disparbud dengan No. Reg. : /KNT/KDR/2023 yang terletak di Jalan Glinding Dusun/Desa Kandat Kabupaten Kediri yang diyakini pedati tersebut merupakan kendaraan pribadi Bupati Kediri yang kedua.
Di lokasi cagar budaya Mbah Gleyor sudah ada pagar yang mengelilingi. Agar lebih aman pintu digembok dan dipasang CCTV.



















