Persija Jakarta Dipecundangi Arema FC dengan Skor 2 – 3 pada BRI Liga 1, Thomas Doll Kecewa dan Salahkan Pemain

Bali, SEJAHTERA.CO – Strategi Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll berhasil dicuri Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro?.

 

Terbukti, Persija Jakarta menelan kekalahan saat melawan Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (26/2/2024) sore.

Read More

Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2023 – 2024 antara Persija Jakarta kontra Arema FC berakhir dengan skor 2-3.

Di babak pertama Persija Jakarta sempat mengejutkan, unggul pada menit 13’ lewat gol tandukan Marko Simic.

 

Umpan silang yang diberikan Dony Tri Pamungkas dari sisi kiri berhasil disundul ke dalam gawang Arema FC hingga kedudukan menjadi 1-0.

Namun tidak lama berselang, striker Arema FC, Dedik Setiawan berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit 19’. Skor menjadi 1-1 sama kuat.

Tidak puas dengan hasil imbang, klub berjulukan Singo Edan menggandakan kedudukan lewat gol penalti Dedik Setiawan lagi.

 

Babak pertama antara Persija Jakarta berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Arema FC.

Pada babak kedua, Persija Jakarta terus berusaha keras menyerang agar dapat menyamakan kedudukan.

Alhasil pada menit 56’ Persija Jakarta berhasil mencetak gol lewat sundulan Marko Simic lagi.

 

Kali ini penyerang asal Kroasia itu berhasil menanduk bola dari tendangan sudut Ryo Matsumura. Skor berubah menjadi imbang 2-2.

Maksud hati ingin membalikkan keadaan. Persija Jakarta justru harus bermain dengan 10 orang setelah Muhammad Ferarri diganjar kartu merah pada menit 58’.

Tampil dengan lebih banyak pemain, setelah Muhammad Ferarri diganjar kartu merah, langsung dimanfaatkan oleh Arema FC.

 

Puncaknya, striker Singo Edan, Charles Lokolingoy yang terbebas dari penjagaan berhasil menceploskan bola ke gawang yang dikawal Andritany Ardhiyasa. Skor berubah menjadi 3-2 untuk Arema FC.

Hingga detik akhir sebelum peluit ditiup tanda berakhirnya laga, Persija Jakarta terus berusaha menyamakan kedudukan.

Namun sayang, skor tetap bertahan 2-3 hingga akhir pertandingan untuk kemenangan Arema FC.

 

Pelatih Persija, Thomas Doll mengucapkan kekecewaannya saat ditemui di konferensi pers pascalaga.

Menurutnya, kesalahan pemainnya berdampak pada kepercayaan diri lawan, yaitu Arema FC.

“Kami bermain cukup baik sehingga bisa unggul cepat. Namun kesalahan individual membuat lawan bisa menyamakan kedudukan. Setelah itu kepercayaan diri pemain jadi runtuh perlahan,” ujar Thomas.

 

“Sayang sekali kami menampilkan permainan seperti ini, saya tidak puas dengan hasil akhirnya,” katanya lagi. JAKARTA
Padahal, sebelum laga, Thomas Doll meyakini timnya bisa meraih kemenangan asalkan timnya wajib berpikir positif dan harus mencari cara untuk menang saat menghadapi Arema FC.

“Saya bisa bilang bahwa tim saya tidak seharusnya kalah saat melawan Borneo FC (1-3), karena mereka sudah memberikan segalanya untuk kemenangan tim. Saya ingin semua berpikir positif dan harus berpikir keras untuk mencari cara untuk menang,” ucap Thomas Doll, Minggu (25/2).

 

Jika menilik empat pertemuan terakhir kontra Singo Edan, ada sinyal bagi Persija Jakarta untuk bangkit di laga kali ini.

Sebelumnya, sejak 5 Februari 2022 hingga 20 Agustus 2023, juara 11 kali Liga Indonesia ini selalu mampu mendulang angka dengan rincian dua kali menang dan dua kali imbang.

Tantangannya adalah bagaimana catatan itu bisa memompa semangat Macan Kemayoran, apalagi kali ini Persija Jakarta tidak dapat menurunkan tiga pemain andalannya.

 

Gustavo Almeida dan Resky Fandi harus absen karena akumulasi kartu kuning, sedangkan Hansamu Yama masih harus absen karena cedera lutut kiri.

“Motivasi yang bagus, momen yang tepat untuk mencetak gol, dan sebuah kepercayaan untuk bisa menang diperlukan untuk tim,” katanya.

“Saya yakin kami punya pemain bagus dan tim yang bagus untuk memenangkan sebuah pertandingan. Target besok adalah memenangkan laga,” kata Thomas Doll lagi.

 

Sedangkan Marko Simic yang menggantikan Gustavo Almeida mengatakan tidak banyak persiapan yang dilakukan karena pendeknya jeda antara laga pekan 25 ke 26.

Dirinya menyebutkan bahwa kini dirinya dan kawan, hanya bisa terus bekerja di sisa sembilan laga yang dimiliki Macan Kemayoran.

“Musim ini kami tidak bisa memulai dengan banyak hal bagus, walaupun sebetulnya kami bisa melakukannya dengan baik,” ujarnya.

 

“Tapi hidup memang seperti ini, kadang apa yang direncanakan tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Kami tidak bisa berbuat apa-apa jika nasib kami seperti itu,” ujar Marko Simic.

“Sekarang yang bisa kami lakukan adalah terus bekerja keras, fokus untuk laga besok, dan mendapatkan hasil yang kami inginkan,” katanya lagi.

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *