KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat peternakan burung murai di Jalan Adisimo I Nomor 1, RT 02/RW 08, Kelurahan Ngadisimo, Kota Kediri, ludes terbakar pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca juga:Pantau Harga dan Stok Beras di Pasar Pamenang, Satgas Saber Kediri Imbau Warga Tak Panic Buying
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kediri, Dhani Adi Projo, mengonfirmasi bahwa pihak armada langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga.
“Kami mengerahkan tiga unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku melokalisasi kobaran api hingga akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan total sekitar pukul 12.20 WIB,” ujar Dhani, Jumat (18/9/2026).
Mengenai pemicu kebakaran, dugaan awal mengarah pada hubungan pendek arus listrik (korsleting). Dugaan tersebut diperkuat oleh temuan petugas di lapangan yang melihat banyaknya tikus berkeliaran di area bangunan yang juga dipakai untuk gudang penyimpanan pakan burung tersebut.
“Indikasi awal dipicu korsleting instalasi listrik yang kemungkinan rusak akibat gigitan pengerat. Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lanjutan,” tambahnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Bangunan berukuran 6×12 meter tersebut mengalami kerusakan berat pada komponen struktur atap dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp10 juta.
Meski demikian, tim Damkar berhasil menyelamatkan aset bernilai tinggi senilai kurang lebih Rp100 juta, termasuk belasan ekor burung murai koleksi pemilik peternakan.
Menanggapi insiden tersebut, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono melalui Kasi Humas Aipda Yuli Hariadi mengimbau warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi kelistrikan di bangunan masing-masing.
“Kami mengimbau warga untuk berkala memeriksa kelayakan instalasi listrik, meremajakan kabel yang sudah lapuk atau tua, serta mengantisipasi potensi gangguan hama pengerat seperti tikus yang berisiko merusak jaringan kabel,” imbaunya.
Baca juga:Pantau Harga dan Stok Beras di Pasar Pamenang, Satgas Saber Kediri Imbau Warga Tak Panic Buying
Usai memadamkan titik api, petugas Damkar melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada sisa arang yang berpotensi memicu api susulan sebelum seluruh armada kembali ke posko.



















