Blitar, SEJAHTERA.CO – Program makan gratis bagi pelajar yang digaungkan pemerintah pusat langsung ditindaklanjuti Pemkot Blitar. Pemkot Blitar mengusulkan dana sedikitnya Rp 1,5 miliar untuk persiapan program makan gratis.
Baca Juga :Dikenal Sosok yang Peduli Pendidikan, Gen Z Kota Batu Bulat Pilih Nurochman – Heli Suyanto
Kepastian itu diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar Widodo Saptono Johanes. Dia mengatakan dana usulan program makan gratis itu tertuang pada APBD 2025.
“Sudah kami tindaklanjuti dengan mengusulkan dana ke APBD 2025. Nantinya kalau disetujui tinggal pelaksanaan,” ujar Widodo, Selasa (19/11/2024).
Widodo mengatakan program makan gratis itu adalah program pusat. Makan gratis itu sebelumnya salah satu program unggulan Presiden Prabowo-Gibran.
Baca Juga :Pj Walikota Batu Keliling Sekolah Uji Coba Makan Siang Bergizi Gratis
Bahkan, makan gratis juga sudah ditindaklanjuti dengan turunnya regulasi. Regulasi yakni Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang pedoman penyusunan APBD 2025.
“Dalam aturan itu disebutkan, setiap Kabupaten/Kota harus menyiapkan anggaran sharing untuk program makan bergizi gratis bagi siswa dan siswi,” katanya.
Widodo mengatakan, saat ini usulan tentang makan gratis itu dituangkan dalam rancangan APBD 2025. Dan ketika sudah selesai, diusulkan ke dewan untuk dibahas bersama.
Baca Juga :Polisi Ringkus Pelaku Judi Online di Kertosono, Begini Kronologinya
“Prosesnya memang begitu. Diusulkan terlebih dahulu untuk dibahas bersama. Ketika sudah selesai disodorkan ke provinsi,” imbuhnya.
Widodo menambahkan, untuk nilai, tata cara pengalokasian anggaran serta pemanfaatannya juga belum ada petunjuk lebih lanjut. Pemkot Blitar tengah menunggu petunjuk teknis lebih lanjut.
Baca Juga :Jelang Pilkada 2024, Ketua KPU Kota Blitar: Bilik Suara Didistribusikan Akhir Pekan Nanti
“Sampai saat ini belum ditentukan, dinas mana yang akan melaksanakan program itu. Apakah dinas pendidikan atau dinas kesehatan. Karena dinasi ini yang sepertinya bersentuhan dengan program,” pungkasnya.



















