Puluhan Emak-emak di Trenggalek Ikut Pelatihan Kewirausahaan, Sasar Pelaku Usaha Rintisan di Bawah 1 Tahun

Puluhan Emak-emak di Trenggalek Ikut Pelatihan Kewirausahaan, Sasar Pelaku Usaha Rintisan di Bawah 1 Tahun
Mas Ipin saat membuka pelatihan wirausaha perempuan. (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Puluhan emak-emak di Kabupaten Trenggalek mengikuti pelatihan kewirausahaan. Mereka akan berlatih kewirausahaan di sektor perikanan mulai 9 hingga 11 September 2024 di bawah bimbingan Syafril Riza, Managing Director of Amplify Minds yang sebelumnya mengawal program Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI) di Trenggalek.

Baca Juga :Puncak Musim Kemarau, Suplai Air Bersih di Dusun Bangsri Ngetrep Kediri Berlanjut

“Ini masuk kepada program prioritas kita. Kita menumbuhkan wirausaha baru dan juga meningkatkan kelasnya UMKM yang sudah establish. Dan sasarannya kita fokus kepada perempuan,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin saat membuka pelatihan itu di Balai Benih Perikanan, Senin (9/9/2024).

Read More

Ada sebanyak 37 perempuan dari 53 peserta yang mengikuti bimbingan teknis kewirausahaan itu. Rata-rata mereka sudah berumah tangga sehingga dengan penghasilan yang didapat bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dengan kata lain diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidupnya seiring pendapatan yang meningkat.

Baca Juga :Tewas Tertabrak Bus Harapan Jaya di Depan SPBU Tamanan Kota Kediri, Sempat Terseret 50 Meter

“Harapannya bisa menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga. Karena yang dihadapi negara-negara berkembang selain kemiskinan biasanya juga middle income trap,” imbuhnya.

Pelatihan kewirausahaan perempuan itu, kata Mas Ipin menjadi bagian dari RPJMD yang menargetkan lahirnya 5000 pengusaha perempuan saban tahun.

Pihaknya optimis pelatihan emak-emak itu bakal melahirkan wirausaha handal. Apalagi di latih oleh mentor kompeten.

Baca Juga :Gerebek Kos-kosan di Kediri, Sita Paket Sabu Siap Edar

“Ini mentor yang berpengalaman dengan para NGO-NGO di dunia. Dan juga sudah terbukti, ketika kita diberi anggaran dari USAID, banyak yang sudah punya omset sampai miliaran, karena tangan dingin beliau. Jadi saya senang, ketika tahu kalau Mas Avril yang ngisi,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati menambahkan, pelatihan kewirausahaan ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan sumberdaya manusia yang kreatif.

Baca Juga :Sempat Telat, Kiriman BBM Subsidi di Kota Blitar Kembali Normal

Pelatihan yang diikuti 37 perempuan dan 16 laki-laki itu untuk mewujudkan 5.000 wirausaha perempuan baru di Trenggalek.

“Kategori peserta yang diambil kali ini adalah mereka yang belum memiliki usaha sampai dengan memiliki usaha rintisan yang berjalan kurang dari 1 tahun, dengan rentang usia peserta antara 19 sampai dengan 43 tahun,” kata dia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *