Blitar, SEJAHTERA.CO – Melipir ke sisi barat Blitar, di sini terdapat Wisata Bukit Pertapaan merupakan pintu masuk ke Candi Pertapan. Secara administratif tempat ini terletak di Desa Bagelenan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.
Yang menjadi daya tarik utama Obyek wisata ini adalah Candi Pertapaan yang ada di puncak Gunung Pegat. Dalam cerita rakyat, bukit pertapaan yang di puncaknya terdapat Candi Pertapan ini merupakan tempat bertapa Dewi Kilisuci.
Destinasi wisata ini memiliki track yang lebih panjang. Di sepanjang jalur menuju puncak pertapaan ini disediakan spot-spot menarik seperti ayunan, taman, gardu padang. Di sini lah para pengunjung bisa mengabadikan momen ketika berkunjung ke tempat ini.
Jalur menuju Puncak Pertapaan sudah dibangun jalur beton tujuannya untuk mempermudah pengunjung untuk mencapai Puncak Candi Pertapaan. Disepanjang jakur menuju puncak selain ada spot foto yang bagus , kini juga sudah banyak warung-warung makanan kecil yang berjajar di sepanjang jalur ini.
Untuk bisa masuk ke tempat wisata ini cukup dengan membayar parkir saja senilai Rp 2 ribu. Dengan tiket masuk yang murah ini kita sudah akan disajikan pemandangan Gunung Pegat yang memukau.
Tempat ini juga sering dikunjungi oleh para pecinta olahraga sepeda. Karena pemandangan Gunung Pegat ini lah yang menjadi daya tarik selain Candi Pertapaan. Di puncak Gunung Pegat kita bisa melihat pemandangan daerah Srengat dan sekitarnya dari ketinggian.
“Selain napak tilas Candi Pertapaan, Kita juga bisa menikmati pemandangan puncak gunung Pegat yang luarbiasa ini,” ungkap Ovand salah satu pesepeda yang mengunjungi Puncak Pertapaan.
Untuk menuju destinasi tempat ini dari arah Kota Blitar kita langsung saja menuju ke Srengat. Dari Srengat kita menuju arah SMAN 1 Srengat, dari situ kita lurus saja hingga menjumpai perempatan Desa Bagelenan. Dari perempatan tersebut belok ke arah kanan menuju ke Candi Mleri, setelah itu ada pertigaan belok ke kiri. Dari situ nanti sudah ada papan-papan petunjuk arah ke lokasi. (kmc2)



















