Rekayasa Lalulintas Kirab Pusaka : Satlantas Polres Ponorogo: Beberapa Ruas Ditutup Total

Rekayasa Lalulintas Kirab Pusaka : Satlantas Polres Ponorogo: Beberapa Ruas Ditutup Total
Satlantas Polres Ponorogo melakukan rekayasa lalu lintas saat kirab pusaka.( istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Perayaan Grebeg Suro 2025 mencapai puncaknya, Kamis (26/6/2025) siang. Tiga pusaka milik Kabupaten Ponorogo bakal di kirab dari kota lama yang berada di Kelurahan Setono menuju rumah dinas Pringgitan yang berada di komplek Pemkab, Kelurahan Mangkujayan.

Tiga pusaka yang di kirab dengan berjalan kaki tersebut yakni Tombak Kyai Tunggul Naga, Angkin Cinde Puspita, dan Payung Kyai Tunggul Wulung.

Seusai di kirab ketiga pusaka peninggalan Bathara Katong itu akan dijamas.

Read More

Acara tahunan Bumi Reyog menyambut satu Muharram itu diprediksi akan menyedot animo masyarakat. Selain itu sejumlah ruas jalan dalam kota akan ditutup total dalam pelaksanaan kirab pusaka.

Baca Juga :Hadapi Liga 1 2025/2026, Persik Kediri Datangkan Tujuh Pemain Baru

Satlantas Polres Ponorogo telah mengeluarkan jalur rute kirab pusaka serta rekayasa arus lalu lintas. Ruas jalan yang menjadi rute kirab ditutup sementara.

Mulai, Jalan Niken Gandini, Batoro Katong, Ahmad Dahlan (Ahlan), HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman (Jensud) serta Alun-alun Ponorogo.

“Penutupan jalan dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai,” Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno.

Bayu menambahkan, juga bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub), TNI serta instansi terkait untuk ditempatkan di pos pos yang telah ditentukan terutamanya di perempatan jalan.

“Kita siagakan petugas untuk memperlancar arus lalu lintas,” tegasnya.

Baca Juga :Korupsi Pengurukan Gedung DTPHP Lamongan, Konsultan Proyek Ditetapkan Tersangka

Untuk kendaraan yang dari luar daerah yang hendak melintas, pihaknya sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Untuk kendaraan dari Trenggalek menuju Ponorogo, Madiun, hingga Wonogiri dialihkan ke Jalan Gatot Subroto, Diponegoro, serta dipecah di simpang empat Tambakbayan.

Sementara, yang dari Madiun, yang hendak menuju Pacitan, Trenggalek, atau Wonogiri diarahkan ke melalui Keniten. Pun, kendaraan dari arah desa Sedah, dan Mlilir yang melewati Ngrupit, diarahkan ke persimpangan Tambakbayan.

“Kami menghimbau kepada pengendara untuk mematuhi arahan dari petugas demi kelancaran arus lintas,” tutup Bayu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *